Fed Rate Naik, Rupiah Diprediksi Tak Sampai Rp13.000

Rabu, 11 Februari 2015 - 17:03 WIB
Fed Rate Naik, Rupiah...
Fed Rate Naik, Rupiah Diprediksi Tak Sampai Rp13.000
A A A
JAKARTA - KDB Daewoo Securities Indonesia memperkirakan, laju rupiah tidak akan anjlok ke level Rp13.000 per USD jika Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) menaikan suku bunganya (Fed rate).

Kepala Analis Daewoo Securities Taye Shim mengatakan, laju rupiah tahun ini waspada terhadap perkiraan kenaikan suku bunga The Fed yang dipercepat.

"Rupiah tahun ini masih waswas kenaikan Fed rate dan data ekonomi Amerika Serikat yang bagus. Orang bakal mikir ini (kenaikan suku bunga) akan keluar cepat," ujarnya di Hotel Park Lane, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Menurut dia, terciptanya 1 juta lapangan kerja di AS dinilainya dapat mendorong kenaikan suku bunga The Fed sebelum semester I tahun ini. Jika hal ini terjadi maka rupiah akan makin melemah, namun diperkirakan tidak akan menembus level Rp13.000/USD

"Stagnan sampai akhir tahun tapi naiknya Fed rate jika direalisasi lebih cepet dibanding sebelumnya efeknya bisa lebih lemah lagi. Tapi sesuai research tidak mungkin sampai Rp13.000 per USD," prediksi dia.

Menurut dia, sentimen dari luar negeri tersebut yang sangat memengaruhi laju rupiah hingga penghujung tahun. Sementara dari dalam negeri, dia menuturkan, tidak memberi efek terlalu besar.

"Kalau dari dalam negeri sentimen masih bagus, faktor eksternal saja," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
1 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
4 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
7 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
7 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
8 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved