Pengamat Sarankan Bank Mandiri Tarik Direksi dari Internal
Jum'at, 13 Februari 2015 - 14:35 WIB
Pengamat Sarankan Bank Mandiri Tarik Direksi dari Internal
A
A
A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy meminta agar direksi baru PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berasal dari internal perseroan. Hal ini wujud penghargaan kepada pegawai Bank Mandiri yang telah berdedikasi selama masa tugasnya.
Seperti diketahui, pada kuartal I/2015 akan ada pergantian direksi di tubuh BUMN perbankan ini. Di mana empat jajaran direksi akan segera habis masa jabatannya pada Maret 2015.
"Kalau mau lihat supaya orang punya harapan, ada istilah organisasi namanya iklim kerja, lingkungan kerja, dan corporate culture. Supaya kondisi internal merasa bahwa mereka dihargai, budaya kerjanya sehat tentunya memang direksi diambil dari dalam sebagian," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (13/2/2015).
Lebih lanjut dia mengatakan, pencabutan direksi dari internal juga agar mobilitas vertikal perseroan tetap berjalan. Sementara, jika ingin mengambil dari eksternal Bank Mandiri, maka sosok direksi tersebut harus mampu meningkatkan kinerja perseroan dan mampu membawa Bank Mandiri di puncak kejayaan.
"Terutama Desember 2015 nanti kan Bank Mandiri sudah harus bertarung dengan perbankan di ASEAN. Kalau modalnya kayak gini, bisa jadi Bank Mandiri kalah dengan bank-bank lainnya," tandas dia.
Sekadar informasi, terdapat beberapa direksi yang dipastikan tidak bisa diangkat kembali adalah Direktur Abdul Rachman, Wakil Direktur Utama Riswinandi, dan Komisaris Independen Pradjoto. Sementara satu direksi, masih bisa dimungkinkan diangkat kembali karena masa kerjanya belum dua periode.
Seperti diketahui, pada kuartal I/2015 akan ada pergantian direksi di tubuh BUMN perbankan ini. Di mana empat jajaran direksi akan segera habis masa jabatannya pada Maret 2015.
"Kalau mau lihat supaya orang punya harapan, ada istilah organisasi namanya iklim kerja, lingkungan kerja, dan corporate culture. Supaya kondisi internal merasa bahwa mereka dihargai, budaya kerjanya sehat tentunya memang direksi diambil dari dalam sebagian," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (13/2/2015).
Lebih lanjut dia mengatakan, pencabutan direksi dari internal juga agar mobilitas vertikal perseroan tetap berjalan. Sementara, jika ingin mengambil dari eksternal Bank Mandiri, maka sosok direksi tersebut harus mampu meningkatkan kinerja perseroan dan mampu membawa Bank Mandiri di puncak kejayaan.
"Terutama Desember 2015 nanti kan Bank Mandiri sudah harus bertarung dengan perbankan di ASEAN. Kalau modalnya kayak gini, bisa jadi Bank Mandiri kalah dengan bank-bank lainnya," tandas dia.
Sekadar informasi, terdapat beberapa direksi yang dipastikan tidak bisa diangkat kembali adalah Direktur Abdul Rachman, Wakil Direktur Utama Riswinandi, dan Komisaris Independen Pradjoto. Sementara satu direksi, masih bisa dimungkinkan diangkat kembali karena masa kerjanya belum dua periode.
(izz)
Lihat Juga :