IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.307-5.400
Senin, 16 Februari 2015 - 08:21 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.307-5.400
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harag Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini diprediksi akan memperpanjang reli didukung positifnya bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu.
"IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan. IHSG akan bergerak di kisaran support 5.307 dan resistance 5.400," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Senin (16/2/2105).
Adapun sentimen dari Wall Sreet mendukung IHSG melanjutkan kenaikan. Pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 0,26%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar 0,41%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,76%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik 0,01%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami apresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 1,99% ke level USD56,25 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,59% ke posisi USD1.227,10 per troi ons.
Dari dalam negeri, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menyepakati rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) 2015 yang diusulkan pemerintah.
Berdasarkan asumsi yang disepakati, maka pendapatan negara dan hibah dalam APBN-P 2015 sebesar Rp1.761,64 triliun. Asumsi ini terdiri dari penerimaan dalam negeri Rp1.758,33 triliun dan penerimaan hibah Rp3,311 triliun.
Belanja negara dalam APBN-P 2015 disepakati Rp1.984,1 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp1.319 triliun, sedangkan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp664,6 triliun.
Adapuncasumsi dasar yang disepakati, yakni pertumbuhan ekonomi 5,7%, inflasi 5%, nilai tukar rupiah Rp12.500 per USD, harga minyak mentah USD60 per barel, lifting minyak bumi 825 ribu barel per hari.
"IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan. IHSG akan bergerak di kisaran support 5.307 dan resistance 5.400," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Senin (16/2/2105).
Adapun sentimen dari Wall Sreet mendukung IHSG melanjutkan kenaikan. Pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 0,26%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar 0,41%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,76%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik 0,01%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami apresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 1,99% ke level USD56,25 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,59% ke posisi USD1.227,10 per troi ons.
Dari dalam negeri, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menyepakati rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) 2015 yang diusulkan pemerintah.
Berdasarkan asumsi yang disepakati, maka pendapatan negara dan hibah dalam APBN-P 2015 sebesar Rp1.761,64 triliun. Asumsi ini terdiri dari penerimaan dalam negeri Rp1.758,33 triliun dan penerimaan hibah Rp3,311 triliun.
Belanja negara dalam APBN-P 2015 disepakati Rp1.984,1 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp1.319 triliun, sedangkan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp664,6 triliun.
Adapuncasumsi dasar yang disepakati, yakni pertumbuhan ekonomi 5,7%, inflasi 5%, nilai tukar rupiah Rp12.500 per USD, harga minyak mentah USD60 per barel, lifting minyak bumi 825 ribu barel per hari.
(rna)
Lihat Juga :