Nusron: Remiten TKI 2014 Tembus Rp107,15 T

Senin, 16 Februari 2015 - 16:07 WIB
Nusron: Remiten TKI...
Nusron: Remiten TKI 2014 Tembus Rp107,15 T
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengungkapkan, jumlah remiten yang dikirim TKI dari luar negeri pada 2014 mencapai USD8,4 miliar atau sekitar Rp107,15 triliun (kurs Rp12.756/USD).

"Total remiten hingga akhir November 2014 mencapai USD7,7 miliar. Dengan asumsi remiten Desember sekitar USD700 juta, maka terdapat USD8,4 miliar. Dari jumlah itu, ada 8,4 juta account yang mengirimkan uang, sehingga jika dirata-rata, maka per orang mengirim USD1.700 per tahun," katanya di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/2/2015).

Menurutnya, terdapat sejumlah kendala untuk menaikkan remiten TKI tersebut. Hingga saat ini, tidak ada perbankan umum, baik BUMN maupun swasta yang masuk sektor pembiayaan TKI. Meski Bank BRI sudah melakukan kerja sama pembayaran non tunai bagi TKI Indonesia, namun masih terbatas di Korea Selatan.

Tidak hanya itu, ‎TKI juga tidak diberikan jaminan kredit, padahal sudah ada lembaga negara seperti Askrindo dan Jamkrindo. Hal ini membuat TKI sering mendapat potongan bunga cukup tinggi ketika menggunakan jasa keuangan negara setempat.

Saat ini, pembiayaan TKI dibiayai China Trust yang kemudian dijual ke lembaga multifinance dengan beban bunga sebesar 4%, atau 48% setahun berupa bunga flat. Dengan asumsi 48% bunga flat, maka jumlah itu sama dengan 80% floating bunga.

"Ke depan, kita akan lakukan resettlement untuk bank-bank BUMN terutama untuk produk-produk pembiayaan yang aman, profitable dan kompetitif sehingga tidak terkena beban," pungkas Nusron.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
119 TKI Ilegal Tiba...
119 TKI Ilegal Tiba di Pelabuhan Bom Tanjung Tiram Tadi Malam
Tiba di Bandara Kualanamu...
Tiba di Bandara Kualanamu dari Malaysia, 150 TKI Langsung Dibawa ke Cadika Lubukpakam
Lewat Utang, TKI asal...
Lewat Utang, TKI asal Asahan Bertahan Hidup hanya dengan Makan Mi Instan
TKI dari Malaysia Diduga...
TKI dari Malaysia Diduga Terinfeksi Corona Diusir dan Nyaris Dihajar Warga
Pakai Kaos Gambar Palu...
Pakai Kaos Gambar Palu Arit, TKI Ilegal dari Malaysia Diperiksa Petugas
KBRI Singapura: Keadilan...
KBRI Singapura: Keadilan Ditegakkan untuk Parti Liyani
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved