Susi Sebut Illegal Fishing Berpotensi Money Laundry

Selasa, 17 Februari 2015 - 12:28 WIB
Susi Sebut Illegal Fishing...
Susi Sebut Illegal Fishing Berpotensi Money Laundry
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut bahwa praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) merupakan kejahatan luar biasa.

Susi menjelaskan, kapal yang melakukan praktik illegal fishing tidak mendapatkan perizinan dan tidak memiliki kewarganegaraan.

"Sehingga menimbulkan potensi pencucian uang (money laundry) dari kejahatan ini," ujarnya di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Selain itu, menurut dia, hal itu tidak hanya kejahatan korporasi tetapi juga manusia. Karena itu, Susi menilai bahwa kejahatan tersebut sama seperti kejahatan kriminal.

Hingga kini, dia mengungkapkan, dari 1.300 kapal eks-asing yang tidak memiliki izin, hanya sekitar 500 kapal yang masih berada di Indonesia. Adapun, sebanyak 80%-90% kapal eks-asing tersebut masih berada di dok pelabuhan wilayah Indonesia timur.

"Saya bukan bermaksud ingin arogan, tetapi sebagai aparat negara harus menghargai saya punya pekerjaan dan kelautan merupakan kedaulatan bangsa," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved