Pengamat: Wajar Smelter Konsorsium Dibangun di Gresik

Kamis, 19 Februari 2015 - 20:40 WIB
Pengamat: Wajar Smelter...
Pengamat: Wajar Smelter Konsorsium Dibangun di Gresik
A A A
JAKARTA - Pengamat minyak dan gas (migas) Tri Widodo menilai wajar pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan mineral (smelter) di wilayah Gresik, Jawa Timur.

Pasalnya, infrastruktur yang memadai di wilayah tersebut berpotensi mengurangi ongkos yang harus dirogoh para raksasa tambang.

"Kalau dari sisi ekonomis, ya di Gresik ekonomis. Cost-nya terlalu tinggi kalau sumber daya manusia (SDM) ditempatin di daerah seperti Papua," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (19/2/2015).

Lebih lanjut dia mengatakan, pembangunan smelter tentu membutuhkan pembangkit listrik berkapasitas besar. Sementara di wilayah Papua, infrastruktur listriknya tidak memadai.

"Kalau di Papua infrastruktur listrik saja tidak ada, kecuali di Jawa, itu alasannya. Di Papua itu minus listriknya," imbuhnya.

Sementara itu, gagasan pemerintah untuk membentuk konsorsium pembangunan smelter pun dianggap ide yang bagus. Terpenting menurutnya, raksasa tambang itu tidak diizinkan lagi untuk mengekspor tambang mentah atau setengah jadi.

"Kalau mahal, ya mereka bersama-sama bangun smelter patungan. Dari situ nanti bisa pembagian, yang penting tidak boleh lagi keluar ekspor dalam konsentrat, tapi yang sudah dimurnikan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, pembangunan smelter konsorsium nasional bisa dibangun di Gresik, Jawa Timur.

Namun, kepastiannya masih menunggu hasil pembicaraan konsorsium yang merupakan perusahaan pemegang Kontrak Karya (KK). Empat pemegang KK yang masuk dalam konsorsium pembangunan smelter, yaitu PT Freeport Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara, PT Gorontalo Mining dan PT Kalimantan Surya Kencana.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
33 menit yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
1 jam yang lalu
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
2 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
2 jam yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
2 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved