Waspadai IHSG Balik Arah Negatif di Akhir Pekan

Jum'at, 20 Februari 2015 - 06:31 WIB
Waspadai IHSG Balik...
Waspadai IHSG Balik Arah Negatif di Akhir Pekan
A A A
JAKARTA - Potensi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini setelah libur Imlek dan menjelang libur akhir pekan dibayangi pembalikan arah pasca menyentuh rekor.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star bergerak meninggalkan area middle bollinger band (MBB). MACD mencoba golden cross dengan histogram positif yang lebih pendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R bergerak variatif mencoba bertahan naik.

"Meski kami masih mengharapkan adanya kenaikan namun, waspadai historikal pembalikan arah pasca IHSG sentuh level tertinggi terbarunya," kata dia, Jumat (20/2/2015).

Pada perdagangan Rabu (18/2/2015), adanya sentimen positif melejitkan IHSG hingga berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya. Tetapi, juga meninggalkan utang gap 5.342-5.372 dan volume beli mulai tertahan.

Jelang libur Imlek 2566, banyak pelaku pasar yang mendapatkan angpao seiring dengan kenaikan sejumlah saham di BEI. Cuan maupun profit banyak diperoleh pelaku pasar dengan kenaikan IHSG.

"Apalagi sentimen dari penurunan BI rate langsung mendapat respon positif yang disertai dengan masih berlanjutnya pergerakan positif dari laju bursa saham Asia," ujarnya.

Meski laju rupiah cenderung masih menurun, namun tampaknya tidak terlalu direspon negatif pelaku pasar. Penurunan BI rate tersebut memberikan kesan kepada pelaku pasar bahwa laju inflasi dapat cenderung stabil, terutama dengan memanfaatkan masih cenderung melemahnya harga minyak mentah dunia, sehingga beberapa komponen inflasi dapat ditekan.

Tidak hanya itu, laju IHSG pun mendapat sokongan dari volume transaksi negosiasi saham BTPN dan CMNP yang masing-masing bernilai Rp5,93 triliun dan Rp3,38 triliun. Bahkan tidak jarang pula sebagian pelaku pasar yang mengkaitkan kenaikan IHSG ini juga dipicu dari sentimen keputusan Presiden yang tidak jadi melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Meski kami tidak terlalu melihat sentimen politik sebagai penggerak kenaikan IHSG, namun perlu juga dipertimbangkan sebagai sentimen tambahan pelengkap dari sentiment utama," imbuh dia.

Adapun investor asing masih mencatatkan nett buy, namun dengan adanya transaksi negosiasi tersebut membuat asing membukukan net sell dari net buy Rp163,60 miliar menjadi net sell Rp386,38 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Berita Terkini
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
31 menit yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
1 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
1 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved