Pelaku Perikanan Wajib Tempatkan Observer di Kapal Ikan

Jum'at, 20 Februari 2015 - 10:02 WIB
Pelaku Perikanan Wajib...
Pelaku Perikanan Wajib Tempatkan Observer di Kapal Ikan
A A A
JAKARTA - Kepatuhan pelaku usaha perikanan untuk menempatkan tenaga pemantau di kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan (observer onboard) masih rendah.

Padahal, keberadaan observerdiperlukan untuk memantau dan mencegah aksi pencurian ikan. Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Gellwynn Jusup mengatakan, sekitar 403 observer tersebar di beberapa lokasi seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Bali dan Nusa Tenggara, hingga Papua.

Namun, keberadaan mereka belum optimal karena banyak pelaku usaha yang tidak memanfaatkan tenaga observer. “Masih rendah kepatuhan pelaku usaha untuk menerima observer ditempatkan di atas kapal sehingga belum termanfaatkan. Dalamkurun2012– 2014baru82 tenaga observer yang terserap,” ujar dia di Jakarta, Rabu (18/2).

Atas ketidakpatuhan pelaku usaha dalam menempatkan observer di kapalnya, KKP membuat kebijakan baru yang tertuang pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (PermenKP) No 57/2014 yang merupakan perubahan kedua atas Permen KP No 30/2012. Permen ini mengatur pelarangan pendaratan ikan hasil tangkapan dari kapal penangkap ikan yang melalui alih muatan di laut.

Staf Pusat Pelatihan BPSDM Kelautan Perikanan Lusia menambahkan, untuk meningkatkan kapasitas observerjelang era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), tenaga observer akan diujikompetensikan. Peningkatan kapasitas atau upgrading akan dilakukan terhadap 150 observer.

Inda susanti
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
6 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
32 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
54 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved