Kurtubi Usul Berlakukan Subsidi Tetap Elpiji 3 Kg

Selasa, 24 Februari 2015 - 10:32 WIB
Kurtubi Usul Berlakukan...
Kurtubi Usul Berlakukan Subsidi Tetap Elpiji 3 Kg
A A A
JAKARTA - Pengamat minyak dan gas (migas) Kurtubi mengusulkan pemerintah segera mengajukan subsidi tetap (fix subsidy) elpiji 3 kilogram (kg) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyusul naiknya elpiji subisi tersebut di pasaran hingga Rp20.000 per tabung.

Menurutnya, harga elpiji ukuran 3 kg akan selalu fluktuatif seiring kenaikan elpiji 12 kg.

"‎Arahnya akan seperti itu (fix subsidy), kita lihat usulan pemerintah seperti apa. Untuk elpiji 3 kg tetap disubsidi, mungkin subsidi tetap karena kalau elpiji kg naik maka elpiji 3 kg juga naik," kata Kurtubi kepada Sindonews, Selasa (24/2/2015).

Anggota Komisi VII DPR RI itu mengatakan, kenaikan ‎elpiji 3 kg di pasaran bukan karena kebijakan pemerintah, melainkan dampak dari kenaikan elpiji 12 kg, sehingga banyak orang yang beralih ke elpiji 3 kg. Hal ini tidak hanya dilakukan individu, melainkan juga industri.

"Kenaikan elpiji 3 kg karena ada permainan pengecer atau agen karena volume suplai di bawah permintaan, jadi setelah elpiji 12 kg naik, banyak penggunaan elpiji 12 beralih ke 3 kg," imbuh Kurtubi.

Lebih lanjut Kurtubi menuturkan, ‎penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji 3 kg merupakan kewenangan pemerintah, di mana pemerintah berhak menentukan harga eceran di pasaran dengan persetujuan DPR.

Untuk menangani kenaikan yang sudah terjadi, dia menyarankan pemerintah segera menambah suplai elpiji3 kg, baru kemudian dilakukan harmonisasi harga antara elpiji 12 kg dan elpiji 3 kg. Salah satu cara yang bisa dilakukan melalui penetapan fix subsidy.

"Nanti perlu penetapan besaran perbedaan harga antara (elpiji) 12 (kg) dan 3 (kg). Kalau elpiji 12 kg naik, yang elpiji 3 kg juga akan naik sepanjang selisih itu," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
5 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
6 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
7 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
7 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
7 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
8 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved