APBNP 2015 Tak Bisa Jadi Instrumen Tunggal Nawacita

Selasa, 24 Februari 2015 - 15:08 WIB
APBNP 2015 Tak Bisa...
APBNP 2015 Tak Bisa Jadi Instrumen Tunggal Nawacita
A A A
JAKARTA - Peneliti dari Indef Imaduddin Abdullah mengatakan, APBNP 2015 yang sudah ditetapkan pemerintah, tidak dapat dijadikan instrumen tunggal untuk mewujudkan program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang bertajuk nawacita.

Pasalnya, banyak yang mengatakan bahwa penyaluran APBNP 2015 ini ditakutkan tidak mampu berfungsi dengan baik penyalurannya untuk pembangunan Indonesia.

"Sebetulnya, pemerintah harus berupaya keras agar APBNP 2015 ini dapat berfungsi sebagai stimulan pembangunan nasional," ujarnya di Kantor Indef, Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Imaduddin menilai, pemerintah harus memfokuskan pada pemebangunan yang mengedepankan pada proyek prioritas. Karena proyek prioritas inilah yang nanti bakal memberikan kesejahteraan untuk rakyat.

"Harus dipilah proyek mana yang menjadi prioritas dan harus difokuskan. Diselesaikan satu persatu secara terkonsep agar pada akhirnya bisa selesai dengan baik dan tidak ada proyek yang mandek," terang dia.

Selain itu, pemerintah juga mesti menciptakan iklim investasi kondusif serta birokrasi yang efektif dalam percepatan pembangunan untuk kemajuan ekonomi bangsa.

"Ini satu hal yang paling rasional dan realistis untuk mempercepat pelaksanaan agenda pembangunan nasional," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Kinerja APBN 2021 Dinilai...
Kinerja APBN 2021 Dinilai Cukup Positif, Ini Penjelasannya
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
2 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
3 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved