Susi Tegaskan Tak Ada Penggantian Cantrang

Selasa, 24 Februari 2015 - 20:00 WIB
Susi Tegaskan Tak Ada...
Susi Tegaskan Tak Ada Penggantian Cantrang
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan penggantian terhadap alat tangkap pengganti setelah pelarangan cantrang laut yang baru-baru ini dilakukan.

Menteri nyentrik itupun mengatakan, dengan tegas tidak akan pernah berpikir untuk mengganti. Kemudian, untuk nelayan pemilik cantrang dipersilakan memakai alat tangkap yang lain.

"Tidak. Kita tidak pernah mengganti apapun. Tidak ada solusi mengganti, tidak akan solusi mengganti alat tangkap, silakah mencari yang lain. Tapi kita tak akan mengganti," tegasnya di Jakarta, Senin (24/2/2015).

Dia juga mengatakan, jika pihaknya memberikan pengganti maka akan menimbulkan moral hazard. "Ini berkaitan dengan moral hazard kita kalau kita mengganti mereka punya cantrang," ujar Susi.

Menurutnya, pelarangan cantrang untuk membantu nelayan kecil. Maka perairan RI tidak rusak dan kemudian meningkatkan jumlah ikan. Pelarangan alat tersebut juga tidak akan menekan nelayan kecil, karena adanya asumsi, jika nelayan kecil juga menggunakan cantrang.

"Siapapun yang bilang kalau cantrang itu buat nelayan kecil, anda salah besar! Look at Rembang Pati, tidak ada di sana. Cantrang itu harganya Rp1 miliar at least Rp800 juta, itu sudah yang paling cheap," tegasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
11 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
21 menit yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
34 menit yang lalu
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
1 jam yang lalu
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
3 jam yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved