IHSG Terkoreksi 12 Poin ke Level 5.432
Kamis, 26 Februari 2015 - 12:17 WIB
IHSG Terkoreksi 12 Poin ke Level 5.432
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berakhir di zona merah. IHSG terkoreksi 12,44 poin atau 0,23% ke level 5.432,67.
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah setelah berulang kali cetak rekor karena tertekan melemahnya indeks S&P semalam dan bursa Asia pagi ini. IHSG melemah 7,52 poin atau 0,14% ke level 5.437,59.
Sementara IHSG kemarin memperpanjang reli dan ditutup melesat 27,79 poin atau 0,51% ke level 5.445,11. Penguatan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng menguat 194,60 poin atau 0,79% ke level 24.972,88; indeks Straits Times turun 16,46 poin atau 0,48% ke 3.424,37; Indeks Shanghai naik 45,01 poin atau 1,39% ke 3.273,85; dan indeks Nikkei 225 melonjak 180,71 poin atau 0,97% ke 18.765,91.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,42 triliun dengan 3,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp1,21 triliun. Tercatat 122 saham naik, 119 saham melemah dan 112 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan yang naik 0,87%. Sementara yang melemah terdalam sektor industri dasar yang susut 1,00%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) naik Rp75 menjadi Rp17.075, PT Media First Tbk (KBLV) naik Rp65 menjadi Rp2.750, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp20 menjadi Rp1.070.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp225 menjadi Rp53.975, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp24.300, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp8.050.
(Baca: Asia Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah)
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah setelah berulang kali cetak rekor karena tertekan melemahnya indeks S&P semalam dan bursa Asia pagi ini. IHSG melemah 7,52 poin atau 0,14% ke level 5.437,59.
Sementara IHSG kemarin memperpanjang reli dan ditutup melesat 27,79 poin atau 0,51% ke level 5.445,11. Penguatan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng menguat 194,60 poin atau 0,79% ke level 24.972,88; indeks Straits Times turun 16,46 poin atau 0,48% ke 3.424,37; Indeks Shanghai naik 45,01 poin atau 1,39% ke 3.273,85; dan indeks Nikkei 225 melonjak 180,71 poin atau 0,97% ke 18.765,91.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,42 triliun dengan 3,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp1,21 triliun. Tercatat 122 saham naik, 119 saham melemah dan 112 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan yang naik 0,87%. Sementara yang melemah terdalam sektor industri dasar yang susut 1,00%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) naik Rp75 menjadi Rp17.075, PT Media First Tbk (KBLV) naik Rp65 menjadi Rp2.750, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp20 menjadi Rp1.070.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp225 menjadi Rp53.975, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp24.300, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp8.050.
(Baca: Asia Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah)
(rna)
Lihat Juga :