Jika Aksi Beli Berlanjut, IHSG Diperkirakan Reli
Jum'at, 27 Februari 2015 - 08:33 WIB
Jika Aksi Beli Berlanjut, IHSG Diperkirakan Reli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan melanjutkan kenaikan (reli) jika aksi beli pelaku pasar masih berlanjut.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star dekati area upper bollinger band (UBB ). MACD masih bergerak naik meski tipis dengan histogram positif yang sedikit lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih terlihat melanjutkan kenaikan meski tipis.
"Jika aksi beli masih berlanjut maka laju IHSG pun dapat bertahan di zona hijaunya," kata dia, Jumat (27/2/2015).
Menurut dia, laju IHSG akan bergantung dari respon pasar terhadap rilis data-data AS dan Eropa yang akan berimbas pada laju bursa saham Asia dan juga IHSG. Namun, tetap mewaspadai adanya potensi pembalikan arah.
Reza memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.425-5.443 dan resisten 5.457-5.470. Laju IHSG mampu berada di area target resisten 5.452-5.468 dan sempat berada di area target support 5.415-5.435.
Kemarin, masih adanya aksi beli membuat laju IHSG masih meninggalkan utang gap 5.342-5.372. Dia menuturkan, pelaku pasar masih kuat untuk melanjutkan aksi belinya, sehingga dapat mempertahankan IHSG di zona hijaunya.
Setelah berhasil melampaui rekor tertinggi di minggu ketiga Februari di level 5.427 dan dilanjutkan new high record di 5.448,70, kali ini pun IHSG kembali menyentuh level tertinggi terbarunya di level 5.459,49.
Adapun investor asing kembali mencatatkan nett buy dari net buy Rp793,39 miliar menjadi net buy Rp1,24 triliun.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star dekati area upper bollinger band (UBB ). MACD masih bergerak naik meski tipis dengan histogram positif yang sedikit lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih terlihat melanjutkan kenaikan meski tipis.
"Jika aksi beli masih berlanjut maka laju IHSG pun dapat bertahan di zona hijaunya," kata dia, Jumat (27/2/2015).
Menurut dia, laju IHSG akan bergantung dari respon pasar terhadap rilis data-data AS dan Eropa yang akan berimbas pada laju bursa saham Asia dan juga IHSG. Namun, tetap mewaspadai adanya potensi pembalikan arah.
Reza memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.425-5.443 dan resisten 5.457-5.470. Laju IHSG mampu berada di area target resisten 5.452-5.468 dan sempat berada di area target support 5.415-5.435.
Kemarin, masih adanya aksi beli membuat laju IHSG masih meninggalkan utang gap 5.342-5.372. Dia menuturkan, pelaku pasar masih kuat untuk melanjutkan aksi belinya, sehingga dapat mempertahankan IHSG di zona hijaunya.
Setelah berhasil melampaui rekor tertinggi di minggu ketiga Februari di level 5.427 dan dilanjutkan new high record di 5.448,70, kali ini pun IHSG kembali menyentuh level tertinggi terbarunya di level 5.459,49.
Adapun investor asing kembali mencatatkan nett buy dari net buy Rp793,39 miliar menjadi net buy Rp1,24 triliun.
(rna)
Lihat Juga :