LG Resmi Produksi Mesin Cuci di Indonesia

Jum'at, 27 Februari 2015 - 13:23 WIB
LG Resmi Produksi Mesin...
LG Resmi Produksi Mesin Cuci di Indonesia
A A A
TANGERANG - PT LG Electronics Indonesia (LG) secara resmi mengoperasikan pabrik washing machine atau mesin cucinya di Legok, Tangerang, Banten, kemarin. Pada tahap awal pabrik seluas 3 hektare ini baru akan memproduksi mesin cuci dua tabung (twin tub).

”Kami sebenarnya sudah mengoperasikan pabrik mesin cuci sejak akhir 2014. Ini adalah perluasan pabrik. Sebelumnya pabrik di Legok ini hanya memproduksi lemari es,” kata Refrigerator and Washing Machine Director of LG Electronics Indonesia Bambang Supriyadi di Tangerang kemarin.

Ke depan, kata dia, di fasilitas itu LG juga akan diproduksi mesin cuci satu tabung bukaan atas dan mesin cuci tabung bukaan depan. Pada permulaan produksi ada satu lini produksi dengan output 1.000 unit per hari. Kapasitas pabrik mesin cuci di Tangerang ini tercatat sebesar 700.000 unit per tahun.

Bambang menuturkan, pembangunan pabrik di dalam negeri mempunyai arti strategis, antara lain menekan biaya, merespons dinamika pasar, serta untuk memenuhi pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Bambang menambahkan, komponen lokal mesin cuci yang dibuat di dalam negeri ini juga telah mencapai 80%.

”Sulit untuk memenuhi 100% karena ada bagian yang memang tidak ada di Indonesia, misalnya kompresor,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama QA Head Pabrik Refrigerator and Washing Machine LG di Legok M Amirul SA mengutarakan, selain untuk pasar dalam negeri, pabrik ini juga akan memasok pasar Malaysia, Filipina, Meksiko, dan Thailand.

Dia pun memastikan bahwa kualitas ekspor dan lokal sama baiknya. ”Kami menjunjung kualitas. Karena pabrik kami tidak membedakan produk ekspor dan pasar lokal. Jadi, kualitas ekspor dan lokal sama persis,” ujarnya. Terkait ketentuan freon bersahabat dengan ozon mulai 2015, dia menegaskan bahwa sejak dua tahun lalu pihaknya sudah menggunakan bahan pendingin seperti yang disyaratkan.

”Orientasi kami ekspor, makanya ketentuan penggunaan freon bersahabat dengan alam benar-benar diaplikasikan sejak jauh hari. Kami pakai R600A dan R134A,” papar Amirul. Luas keseluruhan pabrik LG di Legok ini mencapai 30 hektare. Saat ini di fasilitas tersebut ada dua pabrik kulkas dan satu mesin cuci. Pabrik kulkas yang ada memiliki kapasitas 2,6 juta unit per tahun lalu dengan target pasar ekspor Timur Tengah hingga Eropa.

”Tahun ini ditargetkan bisa memproduksi 1,5 juta unit kulkas. Di dunia kami menjadi salah satu yang tercepat karena dalam 11detik bisa memproduksi satu lemari es. Yang jelas perluasan pabrik dengan membangun pabrik mesin cuci adalah bukti keseriusan perusahaan berinvestasi di Indonesia selama 25 tahun terakhir. Tidak hanya memasarkan tapi juga memproduksi,” tandasnya.

Iqbal marsyaf
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved