Megaproyek Pembangkit Listrik Baru Terserap 15.000 Mega Watt

Senin, 02 Maret 2015 - 10:48 WIB
Megaproyek Pembangkit...
Megaproyek Pembangkit Listrik Baru Terserap 15.000 Mega Watt
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan megaproyek pembangkit listrik 35.000 Megawatt (MW) sudah terserap sekitar 11.000 MW hingga 15.000 MW dari komitmen Independent Power Producer (IPP).

Dalam megaproyek ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapatkan jatah pembangunan 10.000 MW dan IPP 25.000 MW. Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, progres proyek pembangkit listrik yang sudah terserap dengan komitmen IPP sekitar 11.000 MW hingga 15.000 MW. “Itu komitmen yang sudah terserap oleh IPP yang existing,” kata dia usai diskusi di Jakarta, kemarin.

Dalam waktu dekat Kementerian ESDM akan mendistribusikan kekurangannya yang hanya tinggal 10.000 MW. Tahun ini Kementerian ESDM akan memfokuskan proyeksi pembangunan yang akan terserap di tiap lokasi. Namun, Sudirman belum bisa menjabarkan daerah mana saja yang akan dibangun.

Dia memastikan, pembangunan pembangkit listrik bakal tumbuh tiap tahun sekitar 3.000 MW. “Pembangunan 35.000 MW ini memang tidak bisa dihindarkan, sebab kebutuhan listrik negara kita dalam lima tahun ke depan memang segitu, kita harus optimistis,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya W Yudha mengatakan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung proyek 35.000 MW, dilihat dari kebutuhan listrik lima tahun ke depan. “Beberapa terobosan patut diapresiasi, seperti sealing clear. Jadi, tak perlu lagi ada negosiasi,” jelasnya.

Dia mengatakan, kerja sama antar kementerian sangat penting, seperti dengan Kementerian Agraria, Kementerian Perekonomian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan.

“Dari lingkup itu, yang paling sulit ialah masalah tanah, luar biasa dampaknya. Jika tidak ada tanah, proyek ini sulit berjalan. Padahal, proyek ini hidup dan mati terkait energi lima tahun mendatang,” tandasnya.

Nanang wijayanto
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved