Optimisme Konsumen pada Kondisi Ekonomi Melemah

Selasa, 03 Maret 2015 - 19:00 WIB
Optimisme Konsumen pada...
Optimisme Konsumen pada Kondisi Ekonomi Melemah
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara mengatakan, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang melemah, namun masih dalam level optimistis.

Berdasarkan survei konsumen BI, penurunan indeks ekspektasi terhadap kegiatan usaha enam bulan mendatang sebesar 1,2 poin menjadi 132,7 dan indeks ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja sebesar 1,1 poin menjadi 113,6 menyebabkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) menurun sebesar 0,5 poin dari bulan sebelumnya menjadi 130,2.

Menurutnya, kekhawatiran terjadinya kenaikan harga BBM di masa mendatang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan melemahnya optimisme konsumen terhadap kegiatan usaha enam bulan mendatang.

"Secara regional, pelemahan IEK terjadi di 10 kota dengan penurunan terbesar terjadi di Makassar dan Denpasar," tukasnya di Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Konsumen memperkirakan, tekanan kenaikan harga masih dalam tren menurun pada Mei 2015 meskipun tidak sedalam penurunan pada bulan sebelumnya.

Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) tiga bulan mendatang sebesar 142,5 lebih rendah dibandingkan 150,6 pada bulan sebelumnya dan‎ merupakan level terendah dalam empat tahun terakhir.

Menurut konsumen, lanjut Tirta, penurunan tekanan harga terbesar pada tiga bulan mendatang diperkirakan terjadi pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok perumahan, gas, listrik, bahan bakar, serta kelompok bahan makanan.

"Sementara itu, secara regional, pelemahan IEH tiga bulan mendatang terjadi di 14 kota yang disurvei dengan penurunan indeks tertinggi di kota Bandar Lampung dan Palembang," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved