YLKI: Pemerintah Bisa atau Tidak Tangkap Mafia Beras?

Rabu, 04 Maret 2015 - 09:47 WIB
YLKI: Pemerintah Bisa...
YLKI: Pemerintah Bisa atau Tidak Tangkap Mafia Beras?
A A A
JAKARTA - Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, pemerintah tidak boleh lemah terhadap mafia beras, sehingga harus ditangkap.

Pasalnya, keberadaan mafia beras mengakibatkan harga beras menjadi tak wajar. Menurut dia, pemerintah tidak bisa turun tangan sendiri dalam memberantas mafia beras, melainkan harus didampingi pihak yang paham investigasi mafia beras.

"Kemarin banyak yang bilang, beras itu di dalamnya ada mafia beras. Ya mafianya harus dicari, terus ditangkap, selesai urusan. Tantangannya, pemerintah bisa atau tidak menangkap mafia beras?" ujar dia kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (3/3/2015)

Sementara jika Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan bahwa naiknya harga beras karena ada indikasi kartel, menurut dia, KPPU juga harus membantu menyelesaikan soal kartel.

Dia menuturkan, kemungkinan adanya mafia beras di dalam internal Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa saja terjadi lantaran tidak adanya pengawasan ketat dari pemerintah pusat hingga ke Bulog.

"Ya bisa jadi ada (mafia beras di Bulog), mungkin di sana banyak tikus-tikusnya, jadi harus ditangkap mereka hingga ke raja tikusnya," ujar Tulus.

Negara ini, lanjut Tulus, sudah terlalu lama tak berdaya terhadap mafia-mafia yang berkeliaran, sehingga tidak bisa cepat dalam pemberantasannya.

"Sudah terlalu banyak mafia yang berkeliaran di sekitar kita ini yang mesti mendapat pelajaran. Pemerintah harusnya tahu itu dan mereka harus menindak tegas," tandas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved