Permintaan Elpiji 12 Kg di Daerah Terus Turun

Rabu, 04 Maret 2015 - 23:37 WIB
Permintaan Elpiji 12...
Permintaan Elpiji 12 Kg di Daerah Terus Turun
A A A
KENDAL - Permintaan elpiji 12 kilogram di sejumlah daerah terus mengalami penurunan akibat pemberlakuan kenaikan harga. Seperti di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, penurunan mencapai 25%.

Direktur PT Kerja Lancar Abadi, Budi S mengatakan, harga gas elpiji 12 kilogram di agen naik menjadi Rp131.300 per tabung dari semula Rp126.300 per tabung. Kenaikan harga tersebut berdampak terhadap menurunnya angka permintaan.

“Penurunan permintaan elpiji 12 kilogram menurun sampai 25%. Sebelumnya, satu hari bisa mendistribusikan elpiji ini sekitar 300 tabung, sekarang ya sekitar 250 lebih sedikit,” ujarnya, Rabu (4/3/2015).

Selama ini, permintaan gas elpiji 12 kilogram datang dari pengusaha restoran, rumah makan, ternak, dan industri. “Itu memang sudah aturan dari pemerintah. Kalau masyarakat juga bisa ambil gas elpiji 12 kilogram, tapi dari kalangan menengah ke atas,” imbuhnya.

Penurunan permintaan gas elpiji 12 kilogram, lanjut Budi, disambut dengan meningkatnya permintaan gas elpiji 3 kilogram. Kendati demikian, kenaikan permintaan elpiji melon tidak bisa dipastikan angkanya.

“Ya, ada peningkatan pada permintaan gas elpiji tiga kilogram, tapi tiap harinya tidak bisa dipastikan. Sejauh ini sudah ada penambahan pasokan dari SPBE untuk gas elpiji 3 kilogram, yakni tiga truk dalam satu bulan,” tutur Budi.

Dia menjelaskan bahwa jumlah elpiji tiga kilogram dalam satu truk mencapai 560 tabung. Sehingga, dalam satu bulan tambahan yang diterima agen sekitar 1.680 tabung per bulan. “Kalau yang 12 kilogram rata-rata 500 tabung per hari, dan jumlah itu sudah terdistribusi dengan baik,” katanya.

Mandor Gudang PT Kerja Lancar Abadi, Bitin mengaku pendistribusian gas elpiji 12 kilogram tidak habis dalam satu hari. Pasokan yang diterima, biasanya menyisakan sekitar 10 hingga 15 tabung per hari.

“Kalau ukuran 12 kilogram memang tidak bisa dipastikan. Biasanya masih sisa di gudang sekitar 10 sampai 15 tabung per hari. Berbeda dengan 3 kilogram, sudah pasti terdistribusikan semua,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved