Investor Harapkan Return Investasi 14,5% Tahun Ini
Kamis, 05 Maret 2015 - 14:41 WIB
Investor Harapkan Return Investasi 14,5% Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - Berdasarkan survei terbaru PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, investor Indonesia berharap dapat meraih imbal hasil (return) investasi sebesar 14,5% pada tahun ini.
Director of Business Development PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Putut E Andanawarih menjelaskan bahwa sebagian besar investor Indonesia menginvestasikan dana mereka dalam bentuk tabungan dan deposito.
Kendati demikian , 68% investor Indonesia berencana terus menambah porsi dana tunai selama enam bulan ke depan dan 56% ingin menambah porsi investasi di properti.
"Porsi alokasi yang besar pada tabungan atau deposito dan properti sebenarnya tidak sejalan dengan harapan investor yang menginginkan timbal balik hasil investasi sebesar 14,5% di tahun ini," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/3/2015).
Menurut dia, penyebabnya adalah tingkat suku bunga deposito di Indonesia saat ini hanya setengah dari target 14,5%, yaitu sekitar 7%-8%. Selain itu, inflasi diperkirakan akan naik sekitar 3%-5% pada tahun ini.
"Artinya, imbal balik hasil dari simpanan di bank akan jauh lebih rendah. Pengetahuan mereka terhadap alternatif investasi lain selain deposito, yakni pada investasi saham ataupun obligasi masih sangat minim," jelas Putut.
Padahal, menurut dia, peluang keuntungan yang diberikan instrumen investasi tersebut lebih besar dibanding tabungan maupun deposito.
(Baca: Investasi Pasar Modal Cocok untuk Usia 20-30 Tahun)
Director of Business Development PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Putut E Andanawarih menjelaskan bahwa sebagian besar investor Indonesia menginvestasikan dana mereka dalam bentuk tabungan dan deposito.
Kendati demikian , 68% investor Indonesia berencana terus menambah porsi dana tunai selama enam bulan ke depan dan 56% ingin menambah porsi investasi di properti.
"Porsi alokasi yang besar pada tabungan atau deposito dan properti sebenarnya tidak sejalan dengan harapan investor yang menginginkan timbal balik hasil investasi sebesar 14,5% di tahun ini," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/3/2015).
Menurut dia, penyebabnya adalah tingkat suku bunga deposito di Indonesia saat ini hanya setengah dari target 14,5%, yaitu sekitar 7%-8%. Selain itu, inflasi diperkirakan akan naik sekitar 3%-5% pada tahun ini.
"Artinya, imbal balik hasil dari simpanan di bank akan jauh lebih rendah. Pengetahuan mereka terhadap alternatif investasi lain selain deposito, yakni pada investasi saham ataupun obligasi masih sangat minim," jelas Putut.
Padahal, menurut dia, peluang keuntungan yang diberikan instrumen investasi tersebut lebih besar dibanding tabungan maupun deposito.
(Baca: Investasi Pasar Modal Cocok untuk Usia 20-30 Tahun)
(rna)
Lihat Juga :