Reksa Dana Saham Masih Mendominasi

Jum'at, 06 Maret 2015 - 03:00 WIB
Reksa Dana Saham Masih...
Reksa Dana Saham Masih Mendominasi
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Trimegah Asset Management, Denny R Taher mengemukakan, kinerja reksa dana pada bulan ini masih didominasi reksa dana saham. Menurutnya, reksa dana saham memiliki kinerja positif.

“Prospek saham ini sangat baik kedepan, dan juga makin banyaknya investor lokal yang berinvestasi di saham. Hal tersebut bisa mengurangi ketergantungan bursa saham terhadap investor asing,” ujarnya di Jakarta (4/3/2015).

Menurut Denny, banyaknya investor asing yang masuk melalui capital market selalu menjadi patokan dalam volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). “Sekarang ini kan, kalau investor asing masuk, bursa saham naik, kalau asing keluar indeksnya ikut turun. Kita ingin mengubah citra tersebut,” imbuhnya.

Dia memaparkan, kinerja reksa dana saat ini cukup positif, ditopang dari suku bunga yang turun serta inflasi yang terkontrol.”Lalu faktor demografinya, dimana penduduk muda banyak, pendidikan bertambah baik, jadi pemahaman orang tentang investasi itu tambah baik juga,” katanya.

Di sisi lain, Deny memaparkan, investasi reksa dana tidak hanya di lihat dari bulan ke bulan. “Kalau kita ngomong reksa dana adalah reksa dana yang sifat investasinya jangka panjang, jadi tidak bisa di ukur sebulan, dua bulan. Tapi kita lihat lebih jauh lagi,”

Dia melanjutkan, sebagai ketua umum Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI), dirinya terus menggalang edukasi yang akan berdampak pada jangka panjang. “Apa yang sudah kita lakukan, dan dampaknya itu jangka panjang, karena edukasi itu tidak bisa terlihat hasinya dalam waktu sebentar,” jelasnya.

Masalah yang dihadapi saat ini, yakni kurangnya minat investor terhadap investasi, terutama untuk reksa dana syariah. Menurutnya, reksa dana non konvensional tersebut masih membutuhkan edukasi.

”Bukan hanya reksa dana syariah, problemnya sama dengan semua reksa dana lain. Hal tersebut karena kurangnya minat dari investor dan jumlah investor masih sedikit dan untuk mendrong pertumbuhannya kuncinya Cuma satu, yakni edukasi ,” katanya.

Dia menambahkan, dalam instrumen syariah terdapat batasan-batasan. Kendati demikian, dalam reksa dana syariah masih memiliki celah tetap tumbuh. "Celahnya syariah ini adalah satu instrumen investasi yang baik untuk perencanaan. Dan, untuk deversefikasi produk,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
32 menit yang lalu
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
1 jam yang lalu
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
1 jam yang lalu
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
1 jam yang lalu
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
2 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved