BEI: Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi Pasar Modal
Jum'at, 06 Maret 2015 - 13:45 WIB
BEI: Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi Pasar Modal
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menilai, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) beberapa hari terakhir ini tidak berpengaruh terhadap industri pasar modal di Tanah Air. Karena, aktivitas transaksi di BEI didominasi rupiah.
Menurutnya, sering kali pelemahan rupiah memengaruhi pihak asing. Namun, saat ini yang terjadi investor asing tidak terlalu memikirkan pelemahan terhadap rupiah
"Karena hanya bersifat sementara yang disebabkan nilai transaksi berjalan atau CAD lantaran impor lebih tinggi dari ekspor," jelasnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (6/3/2015).
Ito menegaskan bahwa investor asing tidak peduli karena investasi jangka panjang. Sementara, pelemahan tersebut diperkirakan dalam jangka pendek. Investor asing juga mengetahui pelemahan rupiah dikarenakan CAD.
Selain itu, investor asing juga menilai, meskipun impor Indonesia lebih tinggi, barang yang diimpor merupakan barang modal atau barang dasar.
"Impornya juga barang modal. Bagi asing itu penting. Impor barang modal, mereka tidak terlalu khawatir, karena untuk investasi di masa mendatang dan menjadikan Indonesia lebih baik," pungkas dia.
Menurutnya, sering kali pelemahan rupiah memengaruhi pihak asing. Namun, saat ini yang terjadi investor asing tidak terlalu memikirkan pelemahan terhadap rupiah
"Karena hanya bersifat sementara yang disebabkan nilai transaksi berjalan atau CAD lantaran impor lebih tinggi dari ekspor," jelasnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (6/3/2015).
Ito menegaskan bahwa investor asing tidak peduli karena investasi jangka panjang. Sementara, pelemahan tersebut diperkirakan dalam jangka pendek. Investor asing juga mengetahui pelemahan rupiah dikarenakan CAD.
Selain itu, investor asing juga menilai, meskipun impor Indonesia lebih tinggi, barang yang diimpor merupakan barang modal atau barang dasar.
"Impornya juga barang modal. Bagi asing itu penting. Impor barang modal, mereka tidak terlalu khawatir, karena untuk investasi di masa mendatang dan menjadikan Indonesia lebih baik," pungkas dia.
(izz)