Visi Jokowi Bangun Pedesaaan Hadapi Banyak Rintangan

Senin, 09 Maret 2015 - 12:35 WIB
Visi Jokowi Bangun Pedesaaan...
Visi Jokowi Bangun Pedesaaan Hadapi Banyak Rintangan
A A A
JAKARTA - Ketua Lembaga Kajian Ekonomi Nusantara (L-KEN) Didin S Damanhuri mengungkapkan bahwa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) mungkin akan mengalami banyak rintangan dalam merealisasikan visi Nawa Cita dalam membangun pedesaan.

Penyebab utama adalah adanya lingkungan strategis ekonomi global, yang tidak menguntungkan. Menurutnya, perspektif Nawa Cita dengan nuansa mewujudkan kedaulatan dan kemandirian ekonomi, salah satunya melalui pembangunan dari daerah pinggiran sulit tercapai.

"Ini merupakan paradigma yang menentang arus terhadap pertumbuhan ekonomi tinggi yang menimbulkan ketimpangan meski akan ada kucuran dana APBN ke setiap desa rata-rata sekitar Rp1,2 miliar atau total hampir Rp20 triliun," ujarnya di Jakarta, Senin (9/3/2015).

Menurut dia, program pembangunan infrastruktur beberapa sektor akan terhadang oleh sisa pengaruh pendekatan growth oriented masa sebelumnya.

Selain itu, Didin menjelaskan pernyataan Jokowi di APEC maupun ASEAN Summit bahwa Indonesia akan aktif dalam global supply chain, padahal sangat kontradiktif dengan visi untuk membangun kedaulatan dan kemandirian ekonomi.

"Terutama banyaknya problem terkait dengan produktivitas dan daya saing ekonomi nasional yang masih rendah," jelas Didin.

Dia menambahkan, keterlibatan Indonesia dalam rantai produksi global tanpa ada produktivitas dan daya saing ekonomi nasional yang memadai akan makin memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi.

"Pencapaian target pertumbuhan 7% saja bisa dicapai tapi di lain pihak membuat keterbelakangan kondisi pedesaan yang memang sudah buruk dan terbelakang selama ini," pungkasnya.

Dengan demikian, dibutuhkan grand design pembangunan yang prinsipnya lekat dengan konstitusi UUD1945 dalam rangka mencapai kemakmuran rakyat termasuk kesejahteraan masyarakat pedesaan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved