IHSG Diprediksi Hanya Tunggu Waktu Tembus 5.550
Selasa, 10 Maret 2015 - 08:24 WIB
IHSG Diprediksi Hanya Tunggu Waktu Tembus 5.550
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini diprediksi berpeluang menuju rekor baru dan hanya menunggu waktu untuk ke menembus level 5.550.
Analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, koreksi minor pasca menembus level 5.514 akibat pelemahan rupiah dan Wall Street sebelumnya.
"Koreksi itu hanya menunda sementara skenario bullish IHSG ke 5.550, yang merupakan breakout target dari konsoolidasi 5.425-5.500," kata dia, Senin (10/3/2015).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.425-5.395-5.340-5.310, sedangkan resistance pada kisaran 5.550-5.610. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli, yakni:
1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dengan trading target Rp3.025
Koreksi minor dalam pola medium uptrend emiten big cap telekomunikasi BUMN ini yang baru terbentuk kembali masih dalam batas support aman secara mid term momentum, rekomen buy untuk kontinuasi kenaikan.
Entry (1) Rp2.940, entry (2) Rp2.915, cut loss point: Rp2.885
2. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dengan trading target Rp2.170
Rekomen untuk akumulasi emiten properti residensial ini pasca koreksi minor dalam pola mendium uptrend yang masih berlanjut untuk skenario upward retracement ke Rp2.170.
Entry (1) Rp2.045, entry (2) Rp2.035, cut loss point: Rp2.015
3. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dengan trading target Rp1.180
Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli pada medium uptrend baru emiten perbankan small cap BUMN ini untuk meredakan keadaan jenuh beli dapat digunakan sebagai kesempatan buy.
Entry (1) Rp1.135, entry (2) Rp1.125, cut loss point: Rp1.110
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dengan trading target Rp12.225
Kami masih melihat bahwa koreksi ke support mingguan di emiten big cap bank BUMN ini bisa dijadikan kesempatan untuk akumulasi.
Entry (1) Rp11.750, entry (2) Rp11.650, cut loss point: Rp11.575
Analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, koreksi minor pasca menembus level 5.514 akibat pelemahan rupiah dan Wall Street sebelumnya.
"Koreksi itu hanya menunda sementara skenario bullish IHSG ke 5.550, yang merupakan breakout target dari konsoolidasi 5.425-5.500," kata dia, Senin (10/3/2015).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.425-5.395-5.340-5.310, sedangkan resistance pada kisaran 5.550-5.610. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli, yakni:
1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dengan trading target Rp3.025
Koreksi minor dalam pola medium uptrend emiten big cap telekomunikasi BUMN ini yang baru terbentuk kembali masih dalam batas support aman secara mid term momentum, rekomen buy untuk kontinuasi kenaikan.
Entry (1) Rp2.940, entry (2) Rp2.915, cut loss point: Rp2.885
2. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dengan trading target Rp2.170
Rekomen untuk akumulasi emiten properti residensial ini pasca koreksi minor dalam pola mendium uptrend yang masih berlanjut untuk skenario upward retracement ke Rp2.170.
Entry (1) Rp2.045, entry (2) Rp2.035, cut loss point: Rp2.015
3. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dengan trading target Rp1.180
Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli pada medium uptrend baru emiten perbankan small cap BUMN ini untuk meredakan keadaan jenuh beli dapat digunakan sebagai kesempatan buy.
Entry (1) Rp1.135, entry (2) Rp1.125, cut loss point: Rp1.110
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dengan trading target Rp12.225
Kami masih melihat bahwa koreksi ke support mingguan di emiten big cap bank BUMN ini bisa dijadikan kesempatan untuk akumulasi.
Entry (1) Rp11.750, entry (2) Rp11.650, cut loss point: Rp11.575
(rna)
Lihat Juga :