IHSG Dibuka Lanjutkan Koreksi karena Tekanan Jual
Selasa, 10 Maret 2015 - 09:14 WIB
IHSG Dibuka Lanjutkan Koreksi karena Tekanan Jual
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini dibuka melanjutkan koreksi karena masih ditekan aksi jual. IHSG turun 6,51 poin atau 0,12% ke level 5.438,12.
IHSG kemarin ditutup merosot 70,15 poin atau 1,27% ke level 5.444,63 akibat tekanan jual dan aksi ambil untung. Pelemahan itu seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka variatif.
Indeks Hang Seng melemah 35,53 poin atau 0,15% ke level 24.087,52; indeks Shanghai turun 12,44 poin atau 0,38% ke level 3.289,97; indeks Straits Times bertambah 10,62 poin atau 0,31% ke 3.415,19; dan indeks Nikkei 225 meningkat 97,74 poin atau 0,52% ke 18.888,29.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp37 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp13,09 miliar. Tercatat 14 saham naik, 17 saham melemah dan 13 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah industri dasar yang turun 0,48%, diikuti infrastruktur yang berkurang 0,35%. Sementara yang menguat sektor aneka industri yang naik 0,53% dan perkebunan tumbuh 0,04%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik Rp100 menjadi Rp13.800, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp55 menjadi Rp4.070, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp25 menjadi Rp5.025.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp23.750, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 menjadi Rp37.300, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp225 menjadi Rp25.850.
IHSG kemarin ditutup merosot 70,15 poin atau 1,27% ke level 5.444,63 akibat tekanan jual dan aksi ambil untung. Pelemahan itu seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka variatif.
Indeks Hang Seng melemah 35,53 poin atau 0,15% ke level 24.087,52; indeks Shanghai turun 12,44 poin atau 0,38% ke level 3.289,97; indeks Straits Times bertambah 10,62 poin atau 0,31% ke 3.415,19; dan indeks Nikkei 225 meningkat 97,74 poin atau 0,52% ke 18.888,29.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp37 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp13,09 miliar. Tercatat 14 saham naik, 17 saham melemah dan 13 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah industri dasar yang turun 0,48%, diikuti infrastruktur yang berkurang 0,35%. Sementara yang menguat sektor aneka industri yang naik 0,53% dan perkebunan tumbuh 0,04%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik Rp100 menjadi Rp13.800, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp55 menjadi Rp4.070, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp25 menjadi Rp5.025.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp23.750, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 menjadi Rp37.300, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp225 menjadi Rp25.850.
(rna)
Lihat Juga :