233 Saham Melemah, IHSG Sesi I Merosot ke 5.415
Rabu, 11 Maret 2015 - 12:15 WIB
233 Saham Melemah, IHSG Sesi I Merosot ke 5.415
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ketiga pekan ini ditutup makin jauh dari rekor tertinggi yang dicetak pada 6 Maret lalu di level 5.514,79. IHSG merosot 47,83 poin atau 0,88% ke level 5.415,10.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi terimbas melemahnya Wall Street semalam dan mayoritas bursa Asia. IHSG terpangkas 25,03 poin atau 0,46% ke level 5.437,90.
Sementara IHSG kemarin berhasil ditutup menguat 18,29 poin atau 0,34% ke level 5.462,93. Penguatan tersebut di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia variatif.
Indeks Hang Seng melemah 49,59 poin atau 0,05%21 ke level 23.847,39; indeks Shanghai naik 9,83 poin atau 0,30% ke level 3.295,90; indeks Straits Times berkurang 15,43 poin atau 0,45% ke 3.382,83; dan indeks Nikkei 225 menguat 154,05 poin atau 0,83% ke 18.819,16.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,57 triliun dengan 3,61 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp290,65 miliar. Tercatat 50 saham naik, 233 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti yang turun 2,06%, diikuti industri dasar berkurang 1,72%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp200 menjadi Rp25.500, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp18.000, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp60 menjadi Rp4.140.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp525 menjadi Rp53.950, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp225 menjadi Rp7.225, dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp100 menjadi Rp4.650.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi terimbas melemahnya Wall Street semalam dan mayoritas bursa Asia. IHSG terpangkas 25,03 poin atau 0,46% ke level 5.437,90.
Sementara IHSG kemarin berhasil ditutup menguat 18,29 poin atau 0,34% ke level 5.462,93. Penguatan tersebut di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia variatif.
Indeks Hang Seng melemah 49,59 poin atau 0,05%21 ke level 23.847,39; indeks Shanghai naik 9,83 poin atau 0,30% ke level 3.295,90; indeks Straits Times berkurang 15,43 poin atau 0,45% ke 3.382,83; dan indeks Nikkei 225 menguat 154,05 poin atau 0,83% ke 18.819,16.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,57 triliun dengan 3,61 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp290,65 miliar. Tercatat 50 saham naik, 233 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah properti yang turun 2,06%, diikuti industri dasar berkurang 1,72%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp200 menjadi Rp25.500, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp18.000, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp60 menjadi Rp4.140.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp525 menjadi Rp53.950, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp225 menjadi Rp7.225, dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp100 menjadi Rp4.650.
(rna)
Lihat Juga :