Pelemahan Rupiah Tekan Bisnis Valas

Minggu, 15 Maret 2015 - 19:29 WIB
Pelemahan Rupiah Tekan...
Pelemahan Rupiah Tekan Bisnis Valas
A A A
JAKARTA - Rupiah yang terus melemah menekan bisnis pedagang valuta asing alias valas. Sejak menyentuh level Rp13.000 per USD, volume transaksi valas menurun hingga 7%.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA), Muhammad Idrus mengatakan, depresiasi rupiah membuat modal berdagang semakin besar. Sehingga menyulitkan mereka menyuplai USD. Bahkan, tren di masyarakat cenderung menahan USD dan berharap nilai rupiah bisa mencapai Rp15.000.

"Semuanya sudah menahan dolar (USD) dan menunggu. Dengan kebijakan yang tidak substansial seperti sekarang bukan tidak mungkin nilai tukar semakin tinggi," ujar Idrus, Minggu (15/3/2015).

Dia khawatir pemerintah sengaja menginginkan kondisi ini. Hal tersebut terlihat dari tidak adanya niat meninjau kembali UU 24 tahun 1999 tentang Devisa Bebas saat ekonomi stabil. Selain itu, juga harus ada revisi UU No 7 tahun 2011 tentang mata uang.

(Baca: Pemerintah Dinilai Lambat Sikapi Rupiah)

Pelaku pasar tidak tahu apa rencana pemerintah saat ini. Bahkan dalam 8 kebijakan yang baru dikeluarkan pemerintah juga masih meragukan. "Kita lihat saja minggu ini dampaknya. Sejauh ini tidak ada action plan yang jelas. Bahkan, rencana redenominasi dulu tidak jadi dan penahapannya tidak dilakukan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
13 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
28 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved