Rupiah Diproyeksi Masih Akan Bergerak Turun

Senin, 16 Maret 2015 - 08:51 WIB
Rupiah Diproyeksi Masih...
Rupiah Diproyeksi Masih Akan Bergerak Turun
A A A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memproyeksi bahwa laju rupiah pada hari ini masih akan bergerak turun lantaran belum adanya sentimen positif yang menahan pelemahan.

"Harapan akan penurunan yang dapat lebih terbatas kembali sirna dan berpotensi kembali turun," kata dia, Senin (16/3/2015).

Reza memprediksi, laju rupiah akan berada pada kisaran Rp13.205-Rp13.185/USD. Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.191/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.176/USD.

Sementara rupiah pada akhir pekan lalu ridak jauh berbeda dari sehari sebelumnya. Rupiah belum menunjukkan adanya perbaikan seiring masih tingginya minat pelaku pasar untuk melakukan transaksikan USD.

Apalagi, dia menambahkan, setelah beredar pemberitaan kenaikan cadangan minyak Amerika Serikat (AS) membuat harga kontrak minyak kembali turun dan memberikan kesempatan bagi USDD untuk kembali menguat.

"Akibatnya laju mata uang dari euro, poundsterling, dan yen terhadap laju USD kembali tertekan pasca menguat sehari sebelumnya akhir pekan lalu," jelas Reza.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik akhir pekan lalu ditutup pada level Rp13.217/USD, dengan kisaran harian Rp13.163-Rp13.230/USD. Posisi tersebut lebih buruk 46 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.171/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
2 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
4 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
4 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
5 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
7 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved