Bank BUMN Jangan Jadi Tempat Titipan Politisi

Senin, 16 Maret 2015 - 19:56 WIB
Bank BUMN Jangan Jadi...
Bank BUMN Jangan Jadi Tempat Titipan Politisi
A A A
JAKARTA - Tarik menarik direksi dan komisaris bank BUMN (badan usaha milik negara) terus terjadi. Hal tersebut terlihat jelas saat Kementerian BUMN hendak merombak susunan direksi dan komisaris Bank Mandiri.

Nama Cahaya Dewi Cemerlang Sinaga dan Gwen So Hong, pengamat pasar modal yang sudah lama tak terdengar namanya sejak 10 tahun terakhir, ramai dipergunjingkan di kalangan perbankan.

The Finance berpendapat, sudah saatnya tarik ulur penempatan komisaris dan direksi bank BUMN dihindari, jangan sampai menjadi tempat titipan para politisi.

Untuk itu, untuk jajaran direksi dan komisaris yang akan RUPS (rapat umum pemegang saham) dalam pekan ini, harus dihindarkan dari politisasi dan harus diisi oleh bankir yang professional. Para bankir BUMN dari dalam sebenarnya cukup mampu mempertahankan kinerja perbankan.

"Kuncinya, bank-bank BUMN dijauhkan dari kepentingan tertentu. Bisnis bank itu beda dengan bisnis furniture atau batu bara. Bisnis bank itu syarat aturan dan modal dengan sumber daya manusia yang menjadi peran strategis," ujar Direktur The Finance, Eko B Supriyanto dalam keterangannya, Senin (16/3/2015).

"Kalau pemerintah Jokowi mau balas budi, mboh lihat yang benar. Jangan sampai bisnis bank dilihat seperti bisnis sektor riil. Jauhkan dari kepentingan dan titip-titipan dengan orang yang egngak bunyi," lanjut Eko.

The Finance Research berpendapat, untuk direksi BRI dan BNI akan terjadi tukar tempat. Hal itu bisa dilihat dari tukar posisi Sulaiman Arif, yang dari BRI ke Mandiri. Diperkirakan, orang-orang BRI yang habis masa tugasnya akan berpindah ke BNI, dan demikian sebaliknya yang dari BNI sebagian kecil ke BRI. Namun, ada yg berpendapat BRI akan lebih banyak diisi orang dalam. Sementara jajaran komisaris BRI akan dirombak total.‎
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Budayakan Transaksi...
Budayakan Transaksi Online, Bank Mandiri Perkuat Layanan Perbankan Digital
Lanjutkan Transformasi...
Lanjutkan Transformasi Digital, Mandiri Perkenalkan Livin’ by Mandiri
Kolaborasi Memadukan...
Kolaborasi Memadukan Layanan Imigrasi dengan Perbankan
250 Nasabah Bank Mandiri...
250 Nasabah Bank Mandiri Taspen Ikuti Program Mantap Mendengar
Bank Mandiri Diharapkan...
Bank Mandiri Diharapkan Jadi yang Terbaik di Asia
Konsumsi dan Daya Beli...
Konsumsi dan Daya Beli Masyarakat Kunci Pertumbuhan Kredit Perbankan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved