Pemeliharaan Jalan oleh Swasta Tunggu Payung Hukum

Selasa, 17 Maret 2015 - 12:23 WIB
Pemeliharaan Jalan oleh...
Pemeliharaan Jalan oleh Swasta Tunggu Payung Hukum
A A A
JAKARTA - Pengelolaan dan perawatan jalan melalui konsep kontrak berbasis kinerja atau performance base contract (PBC) masih menunggu payung hukum dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Djoko Murjanto mengatakan, payung hukum itu penting dalam rangka memenuhi persyaratan yang diajukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi dasar penerapan PBC. “Nanti dengan konsep baru ini akan lebih mudah. Perawatan jalan sepenuh diserahkan kepada kontraktor sehingga meringankan beban pemerintah pusat,” kata dia di Jakarta kemarin.

Dalam skema PBC pemeliharaan jalan nanti akan diserahkan kepada kontraktor dalam jangka waktu tertentu. Itu berarti perbaikan dan perawatan jalan tidak lagi menjadi tanggungan pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR. Sebelumnya Ditjen Bina Marga menghitung kebutuhan rata-rata perawatan jalan sebesar Rp10 triliun untuk panjang jalan 110 kilometer (km) dalam jangka waktu 10 tahun.

Jika payung hukum telah terbit, kata Djoko, sejumlah kota maupun daerah sudah siap menerapkan konsep ini antara lain Makassar, Lampung, Medan, serta sebagian wilayah Jawa Tengah. Sebelumnya sejumlah ruas jalan nasional di wilayah DKI Jakarta juga dimasukkan dalam rencana penerapan PBC. Namun, karena kurangnya status jalan nasional di wilayah tersebut, mengakibatkan Jakarta belum akan menerapkan PBC.

“Jakarta belum karena kemarin sejumlah jalan yang kami rencanakan akan menerapkan PBC diambil alih oleh Pemerintah Provinsi DKI dan statusnya berubah dari jalan nasional menjadi jalan provinsi,” pungkas Djoko.

Ichsan amin
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved