EPIC Sale Bukukan Transaksi Rp14,9 Triliun, Airlangga: Ekonomi Masyarakat Bergerak
Rabu, 01 Januari 2025 - 17:00 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah meluncurkan program Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale 2024 yang berlangsung dari 22 hingga 31 Desember 2024 selain program Hari Belanja Online Nasional ( Harbolnas ) dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Diskon. Program EPIC Sale digelar dalam rangka turut meramaikan momentum belanja serba murah di Indonesia.
Program ini memberikan kesempatan berbelanja hemat bagi masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik, memperkuat sektor ritel, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Setelah program BINA Diskon yang mencatatkan transaksi sebesar Rp25,4 triliun, EPIC Sale 2024 mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp14,9 triliun dari sekitar 45.000 gerai.
Di hari terakhir EPIC Sale (31 Desember 2024) banyak gerai yang masih akan melakukan midnight sale hingga pukul 00.00. “Pencapaian ini membuktikan efektivitas program dalam menggerakkan konsumsi masyarakat,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga: Soal PPN 12%, Uskup Agung Jakarta: Ikuti Kebijakan Pemerintah Tapi Tetap Kritis
Melalui program EPIC Sale 2024 yang menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masyarakat mendapatkan berbagai penawaran menarik dari pelaku usaha di seluruh Indonesia, mulai dari diskon besar-besaran, cashback, hingga promosi khusus untuk produk lokal unggulan.
Keikutsertaan pemerintah dalam program ini direpresentasikan di antaranya melalui Bapanas dan Bulog yang hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dan penting lainnya dengan harga yang bersahabat menjelang nataru. Hal ini mendorong aktivitas di sektor ritel dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Menko Airlangga juga mengapresiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebagai mitra kerja sama strategis terlaksananya program EPIC Sale 2024 atas peran serta mengoordinasikan pelaku usaha ritel untuk berpartisipasi aktif dalam program ini, menyediakan produk-produk berkualitas dengan harga terjangkau, serta mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Program ini memberikan kesempatan berbelanja hemat bagi masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik, memperkuat sektor ritel, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Setelah program BINA Diskon yang mencatatkan transaksi sebesar Rp25,4 triliun, EPIC Sale 2024 mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp14,9 triliun dari sekitar 45.000 gerai.
Di hari terakhir EPIC Sale (31 Desember 2024) banyak gerai yang masih akan melakukan midnight sale hingga pukul 00.00. “Pencapaian ini membuktikan efektivitas program dalam menggerakkan konsumsi masyarakat,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga: Soal PPN 12%, Uskup Agung Jakarta: Ikuti Kebijakan Pemerintah Tapi Tetap Kritis
Melalui program EPIC Sale 2024 yang menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masyarakat mendapatkan berbagai penawaran menarik dari pelaku usaha di seluruh Indonesia, mulai dari diskon besar-besaran, cashback, hingga promosi khusus untuk produk lokal unggulan.
Keikutsertaan pemerintah dalam program ini direpresentasikan di antaranya melalui Bapanas dan Bulog yang hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dan penting lainnya dengan harga yang bersahabat menjelang nataru. Hal ini mendorong aktivitas di sektor ritel dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Menko Airlangga juga mengapresiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebagai mitra kerja sama strategis terlaksananya program EPIC Sale 2024 atas peran serta mengoordinasikan pelaku usaha ritel untuk berpartisipasi aktif dalam program ini, menyediakan produk-produk berkualitas dengan harga terjangkau, serta mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Lihat Juga :