Hipmi Sebut Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Bonus

Selasa, 17 Maret 2015 - 14:56 WIB
Hipmi Sebut Paket Kebijakan...
Hipmi Sebut Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Bonus
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyebut bahwa paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bonus bagi pengusaha, khususnya pengusaha muda yang menjadi kadernya.

Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia mengatakan, dari enam paket kebjakan tersebut setidaknya terdapat dua poin yang tidak bisa segera dilakukan. Misalnya, mandatori penggunaan biofuel dalam solar sebesar 15% dan mengenai reasuransi BUMN.

"Dan saya pikir itu (dua poin paket kebijakan) masih terlalu jauh. Yang lainnya saya pikir akan kami manfaatkan. Ini sebagai paket bonus," tuturnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Kendati demikian, Bahlil menegaskan, peran pemerintah dalam paket kebijakan tersebut tidak cukup dengan hanya mengeluarkan kebijakan itu. Dia mencontohkan, pembebasan visa untuk turis dari 30 negara harus didorong dengan kampanye dan promosi.

"Pemberian pembebasan visa ke 30 negara ini harus didorong dengan kampanye atau promosi, agar wisatawan mau masuk. Kalau itu tidak dilakukan, akan menjadi mubazir. Sementara yang lain saya pikir baik," imbuh dia.

Menurutnya, untuk anggotanya yang bergerak di sektor pariwisata tentu pembebasan visa ini menjadi keuntungan tersendiri. Sebab itu, para pengusaha muda ini akan meningkatkan pelayanannya di kawasan pariwisata.

"Karena, jasa ini kan layanan. Kedua, infrastruktur daerah wisata tujuan, ini juga harus menjadi perhatian serius oleh kami dari pengusaha," tutup Bahlil.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
4 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved