Pemeritah Harus Hati-hati dalam Liberalisasi Ekonomi

Kamis, 19 Maret 2015 - 05:29 WIB
Pemeritah Harus Hati-hati...
Pemeritah Harus Hati-hati dalam Liberalisasi Ekonomi
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Ahmad Erani Yustika mengatakan, pemerintah harus selektif dan hati-hati dalam memberlakukan liberalisasi ekonomi di Tanah Air. Pemerintah juga perlu mengevaluasi kompetisi ekonomi.

Menurutnya, daya saing ekonomi rendah dikarenakan inefisiensi birokrasi, korupsi dan keterbatasan infrastruktur. "Saat terjadi krisis pasti liberalisasi semakin dalam. Dulu krisis ekonomi terjadi dalam periode 2-5 tahun. Tapi sekarang lebih cepat waktunya sehingga krisis ekonomi menjadi wajar," ujarnya, dalam seminar bertema 'Ironi Pembangunan Ekonomi: Kesenjangan Sosial Melebar' di Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Sementara untuk mengatasi kesenangan sosial, kata Erani, penerapan kebijakan pajak juga harus fair. Pemerintah harus menghindar double tax, seperti wacana PPN jalan tol 10%, dan wacana penerapan bea materai untuk kelipatan transaksi Rp250 ribu di supermarket.

"Pemerintah cukup mengintensifikasi wajib pajak perorangan dan perusahaan yang selama ini baru 30% tingkat kepatuhannya, setidaknya harus mencapai 70%," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Indonesia Dipastikan...
Indonesia Dipastikan Masuk ke Dalam Jurang Resesi Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Ekonomi Indonesia Dibidik...
Ekonomi Indonesia Dibidik Tumbuh 5,4 Persen pada 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,03 Persen pada 2024
Ekonomi Indonesia Triwulan...
Ekonomi Indonesia Triwulan IV 2024 Tumbuh 5,02%, Sektor Konstruksi dan Industri Dominan
Berita Terkini
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
11 menit yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
47 menit yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
1 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
2 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
4 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved