Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Tak Mempan Atasi Rupiah

Kamis, 19 Maret 2015 - 12:09 WIB
Paket Kebijakan Ekonomi...
Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Tak Mempan Atasi Rupiah
A A A
JAKARTA - Direktur Koalisi Anti Utang (KAU) Dani Setiawan menilai, enam poin paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini tidak akan mempan mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Dia mengatakan, paket kebijakan ekonomi tersebut lebih bersifat jangka panjang, dan dampaknya tidak lantas bisa dirasakan dalam waktu satu hingga dua bulan mendatang.

"Karena dampak dari kebijakan itu tidak langsung mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah, atau mengatasi memburuknya kinerja ekspor Indonesia," katanya di kantor Seknas Fitra, Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengeluarkan kebijakan yang sedianya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu cepat. Misalnya, penurunan tarif dasar listrik (TDL) yang dampaknya tentu akan dapat dirasakan langsung masyarakat dan pelaku usaha.

"Jadi insentif bisa langsung dirasakan pelaku usaha. Kalau paket kebijakan itu tidak langsung bisa dinikmati," tutur dia.

Dani menegaskan, depresiasi yang terjadi terhadap mata uang Garuda ini butuh tindakan cepat. Sebab, pelemahan tersebut semata-mata terjadi karena persepsi fundamentam makro ekonomi Indonesia yang lemah.

"Ini terjadi karena pembayaran utang jatuh tempo besar, kinerja ekspor jeblok. Menurut saya harus cepat ditangani, enggak bisa dilakukan dengan kebijakan yang dampaknya baru terasa enam bulan atau setahun," tuturnya.

Dalam konteks fiskal, lanjut dia, pemerintah seharusnya memberikan insentif pelaku usaha yang dampaknya dapat menguatkan sektor riil Indonesia serta menjaga stabilitas harga di masyarakat. "Sehingga dampaknya tidak merembet kepada kerusuhan politik," tandas Dani.

(Baca: Ini Keputusan Pemerintah Terkait Paket Kebijakan Ekonomi)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Rupiah Betah Nangkring...
Rupiah Betah Nangkring di Atas Rp16.200, Ekonomi RI dalam Ancaman
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Rupiah Stabil: Pemerintah Jaga Kepercayaan Investor
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,4%, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.894
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved