Laba Bersih Cathay Pacific Naik Lebih 20%

Kamis, 19 Maret 2015 - 12:22 WIB
Laba Bersih Cathay Pacific...
Laba Bersih Cathay Pacific Naik Lebih 20%
A A A
HONG KONG - Laba bersih maskapai Cathay Pacific naik lebih dari 20% pada 2014, tapi gagal memenuhi proyeksi analis. Cathay yang sahamnya turun akibat berita ini menegaskan bahwa permintaan menguat dan outlook positif setelah awal yang lemah pada 2014 akibat tingginya harga bahan bakar dan lemahnya pasar kargo udara.

”Laba bersih untuk tahun lalu sebesar 3,15 miliar dolar Hong Kong atau 20,2% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,62 miliar dolar Hong Kong,” ungkap dokumen yang diserahkan Cathay Pacific di bursa saham Hong Kong, dikutip kantor berita AFP.

Kendati demikian, laba bersih itu di bawah proyeksi 16 analis yang disurvei Bloomberg News bahwa perusahaan asal Hong Kong itu membukukan laba bersih 3,49 miliar dolar Hong Kong. Saham Cathay turun 0,59% menjadi 16,94 dolar Hong Kong saat Indeks Hang Seng ditutup naik 0,91%. ”Untuk setahun penuh, permintaan penumpang sangat kuat, dengan permintaan yang tinggi selama puncak musim panas dan periode Natal.

Bisnis kita diuntungkan dari harga bahan bakar yang lebih rendah pada kuartal IV/2014, tapi masih kalah dengan kerugian lindung nilai bahan bakar,” ungkap Chairman Cathay John Slosar. Slosar mengungkapkan, meski demikian, hasil kali ini memberikan dorongan. ”Walaupun kita menghadapi kompetisi di bisnis penumpang kami, permintaan secara keseluruhan tetap kuat dan outlook positif,” ujarnya.

Biaya bahan bakar mencakup 39,2% dari total biaya operasional, dibandingkan dengan 39% pada 2013. ”Meskipun harga minyak turun, mereka tidak mampu mendapat untung secara penuhkarenamerekadiwajibkan membayar kontrak minyak pada harga yang lebih tinggi,” ungkap Geoffrey Cheng, kepala riset transportasi dan industri Bocom International.

Jumlah penumpang Cathay Pacific dan anak perusahaannya, Dragonair, naik 5,5% menjadi 31,6 juta pada 2014, dengan kapasitas yang meningkat karena rute-rute baru ke Doha, Manchester, danNewark. Cathay akan meluncurkan ruterute baru selanjutnya ke Zurich, Boston, dan Dusseldorf tahun ini.

Maskapai itu juga menyatakan berinvestasi dalam jumlah besar untuk armadanya, dengan 16 pesawat baru dikirim pada 2014, sembilan lebih pesawat akan tiba tahun ini dan total pesanan 79 pesawat dikirim hingga 2024. ”Bagaimana mengelola peningkatan jumlah pendapatan per penumpang seiring penambahan kapasitas yang besar itu tugas berat.

Hasil laporan laba ini lebih rendah dari target analis karena program lindung nilai bahan bakar, tapi ini bukan penurunan. Hasil 2013 memiliki basis sangat rendah pada 2012 sehingga itu benar-benar perubahan tahun ke tahun yang terdistorsi,” papar analis penerbangan Daniel Tsang dari Aspire Aviation. Laba bersih Cathay Pacific pada 2013 naik lebih dari tiga kali lipat karena peningkatan jumlah pelancong asal China dan penghematan biaya bahan bakar.

Syarifudin
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved