RI Perlu Benahi Ini untuk Bersaing di ASEAN

Rabu, 25 Maret 2015 - 11:14 WIB
RI Perlu Benahi Ini...
RI Perlu Benahi Ini untuk Bersaing di ASEAN
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Angel Gurria mengatakan, banyak yang harus dilakukan Indonesia untuk bersaing di kawasan ASEAN dan meningkatkan status pendapatan.

Pasalnya, pada 2007 dan 2012 terjadi krisis, maka utnuk membalikkan keadaan tersebut diperlukan perubahan di sektor ekonomi. Menurutnya, reformasi tidak boleh berhenti hingga kapanpun.

"Ada sedikit saran. Contoh, pemerintah Indonesia itu sangat kecil jika dibanding dengan jumlah 250 juta penduduk. Ketika saya datang ke negara-negara OECD, pemerintahan mereka malah terlalu besar, saya bilang ini harus direduce," ujarnya dalam acara yang bertajuk Launch of The 2015 Indonesia Economic Survey and Education Policy Review di Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Menurutnya, untuk meratakan kesejahteraan masyarakat diperlukan pembangunan infrastruktur. Karena itu, Indonesia butuh kebijakan ganda, pertama public resources dan dua regulasi untuk menarik sektor swasta.

"Saya tahu kebijakan penghapusan subsidi BBM yang diambil Presiden Jokowi sangat kontroversial, tapi Jokowi sudah melakukan hal yang baik. Penghapusan subsidi BBM bisa menyehatkan anggaran," ujarnya.

Selain itu, banyak peluang bonus demografi yang menguap lantaran kebijakan yang tidak terimplementasikan dengan baik. "Terutama untuk masalah pendidikan yang 1,5 juta pelajarnya, khususnya SD harus putus sekolah," kata dia.

Selain itu, lanjut Gurria, kualitas pendidikan harus diperbaiki. Gap pendidikan antara Indonesia dan negara-negara OECD sangat jauh yaitu tiga tahun. Akuntabilitas guru juga penting untuk diperhatikan.

"Lalu partisipasi. Kebanyakan yang putus sekolah itu karena malnutrisi dan kurangnya dorongan dari orang tua. Serta yang terakhir, efisiensi dalam sektor pendidikan. Belajar adalah proses panjang kehidupan. Kesemuanya saling berhubungan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
8 menit yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
26 menit yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
36 menit yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
54 menit yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
57 menit yang lalu
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved