Pemerintah Berdalih Perang Yaman Pemicu Kenaikan BBM

Sabtu, 28 Maret 2015 - 17:54 WIB
Pemerintah Berdalih...
Pemerintah Berdalih Perang Yaman Pemicu Kenaikan BBM
A A A
JAKARTA - Serangan udara Arab Saudi dan sekutunya di Yaman, diklaim menjadi salah satu faktor yang memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Sebab, perang di kawasan itu berpotensi mendongkrak harga minyak dunia.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja. Dia mengatakan, harga minyak dunia dalam sebulan terakhir mengalami tren kenaikan. Bahkan, kenaikannya tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata harga minyak dunia sebelumnya.

"Iya (ketegangan Yaman), kalau saya boleh tunjukin, harga minyak dunia tuh seperti ini, jadi sedikit naik dalam sebulan. Tapi minggu ini stabil sebenarnya. Jadi inilah rata-rata yang sekarang," ujarnya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (28/3/2015).

Dia mengatakan, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM sebesar Rp500 per liter lantaran tren kenaikan harga minyak dunia dalam sebulan terakhir lebih besar dibanding sebelumnya. Selain itu, kenaikan ini juga dipicu oleh depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Kondisi ini berbeda saat pemerintah menaikkan harga BBM Rp200 per liter pada periode lalu. "Karena kita kan menyetok BBM satu bulan. Waktu naik Rp200 per liter, kenaikan harga minyak dunia sedikit, nah kalau sekarang agak besar. Jadi lebih tinggi rata-rata harga minyak dunianya. Plus ada pelemahan rupiah," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
15 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved