Pertamina Harus Ikuti Pemerintah Soal Harga BBM

Senin, 30 Maret 2015 - 10:36 WIB
Pertamina Harus Ikuti...
Pertamina Harus Ikuti Pemerintah Soal Harga BBM
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, PT Pertamina harus menaati harga bahan bakar minyak (BBM) yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kan harganya sudah ditetapkan kami (pemerintah) ya, Pertamina harus mengikuti yang ditetapkan pemerintah. Tidak ada yang tanggung menanggung," ujar Bambang di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (30/3/2015).

Seperti diketahui, pemerintah kembali menaikkan harga BBM menjadi Rp7.300/liter. Namun seharusnya, harga keekonomian dari BBM tersebut sebesar Rp8.200 sesuai yang ditetapkan PT Pertamina.

Dia mengatakan, terkait selisih harga Rp900, angkanya juga sudah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, pemerintah sudah menghitung soal selisih harga, namun hal ini tidak akan ada yang akan menanggung. "Enggak ada yang menanggung. Angkanya sudah segitu, mau gimana lagi?" Imbuh Bambang.

Pemerintah telah menaikkan harga BBM pada Sabtu (28/3/2015) dinihari pukul 00.00 WIB dari Rp6.900 ke Rp7.300/liter.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmadja mengatakan, kenaikan harga jual eceran BBM tersebut melihat kondisi meningkatnya rata-rata harga minyak dunia yang masih fluktuasi, serta depresiasi nilai tukar rupiah dalam satu bulan terakhir.

"Demi menjaga kestabilan perekonomian nasional, serta menjamin penyediaan BBM nasional, pemerintah memutuskan bahwa per 28 Maret 2015 pukul 00.00 WIB harga BBM naik," ujar Wiratmaja akhir pekan lalu.

(Baca: Harga BBM Premium Naik Jadi Rp7.300/Liter)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved