BEI Dorong Investasi dari Kawasan Indonesia Timur

Selasa, 31 Maret 2015 - 04:04 WIB
BEI Dorong Investasi...
BEI Dorong Investasi dari Kawasan Indonesia Timur
A A A
JAKARTA - Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Frederica Widyasari Dewi mengemukakan, sebagai self regulatory organizations (SRO) pihaknya berupaya meningkatkan partisipasi investor domestik. Potensi besar yang belum banyak tersentuh adalah kawasan Indonesia timur.

“Kita harus meningkatkan partisipasi investor domestik. Selain banyak orang Indonesia yang menikmati pertumbuhan pasar modal, juga untuk menjaga kestabilan market kita,” paparnya saat ditemui koran SINDO, di Jakarta Senin (30/3/2015).

Dia menuturkan, saat ini kepemilikan saham di Indonesia 65% masih dipegang investor asing. Hal tersebut karena investor asing sifatnya lebih longterm investment. “Tetapi kalau dari aktivitas transaksi di pasar modal, investor domestik lebih dominan,” jelasnya.

BEI melihat potensi yang ada di wilayah timur Indonesia. Sebab, jumlah investor di wilayah tersebut masih sedikit. “Potensi di Indonesia timur masih cukup besar. Kita sudah membuka kantor perwakilan di Kota Manado, Bali, dan Jayapura untuk memudahkan akses mereka,” imbuhnya.

Menurut Frederica, BEI akan terus berupaya meningkatkan pengetahuan investasi di daerah timur dan melakukan sosialisasi secara simultan. “Kita sifatnya lebih menjemput bola. Kita datang ke daerah-daerah pedalaman, karena masih banyak di antara mereka yang belum mengetahui investasi di pasar modal,” terangnya.

Dia mengakui, hal tersebut tidak mudah. Karena banyak faktor-faktor yang datang dari daerah. Hal tersebut harus disikapi lebih mendalam. “Terutama karakteristik dari masyarakat yang berbeda-beda dari setiap daerah,” pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
26 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved