BMW Diminta Bangun Pabrik di RI

Selasa, 31 Maret 2015 - 09:41 WIB
BMW Diminta Bangun Pabrik...
BMW Diminta Bangun Pabrik di RI
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin meminta PT BMW Indonesia untuk membangun pabrik pembuatan mobil di Tanah Air, tidak hanya tempat perakitan kendaraan seperti yang berlangsung selama ini.

”Saya minta ke depannya jangan hanya assembling (perakitan), tapi juga bangun pabrik di sini. Jadi, jangan hanya bangun (pabrik) di Thailand,” ujar Menperin Saleh Husin seusai bertemu dengan pihak BMW di Jakarta kemarin.

Menperin mengatakan, dalam pertemuan tersebut, ia juga meminta agar kendaraan yang diproduksi di Indonesia juga dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan ekspor, bukan hanya domestik. ”Kami minta agar perusahaan juga berorientasi pada pasar ekspor,” ujar Menperin.

Diketahui, BMW Indonesia akan merakit model kendaraan BMW SUV X5 di Indonesia dengan menambahkan satu line rakitan yang akan diluncurkan pada 10 April 2015. ”Pada 10 April kami akan mengeluarkan satu line rakitan terbaru, model SUV X5, yang akan menjadi model ke- 19 yang kami sediakan di Indonesia,” ujar Head of Corporate Communication BMW Indonesia Jodie O’Tania.

Jodie mengatakan, dengan line terbaru tersebut, BMW akan menambah jumlah produksi mobil rakitan dari pabriknya di Tanah Air menjadi 2.500 unit dari sebelumnya sekitar 2.045 unit per tahun. Menurutnya, penambahan target produksi tersebut tidak hanya berasal dari BMW SUV X5, tapi juga dari seluruh jenis kendaraan yang diproduksi di Indonesia.

Menurutnya, perusahaan memilih varian ke-19 ini untuk dirakit di dalam negeri, karena kendaraan yang selama ini diimpor dari Jerman tersebut merupakan salah satu dari lima jenis kendaraan BMW yang paling digemari, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia.

Sejak 2011 BMW sudah menjual 18 varian kendaraan roda empat yang sebagian besar dirakit di pabrik perakitan mobil, bekerja sama dengan PT Gaya Motor yang berlokasi di Sunter. Pada 2014 jumlah produksi mobil rakitan dari pabriknya di tanah air sekitar 2.045 unit. ”Penjualan SUV pada bulan Februari mencapai 14% dari total penjualan 406 unit,” imbuh Jodie.

Selain memasok mobil dari pabrik Sunter, BMW Indonesia juga memasok CBU (completely build up ) dari Jerman, yang nilainya mencapai 100 unit pada 2015 ini. Meski akan menambah produksi rakitan mobil, BMW belum berencana memproduksi mobil secara penuh di Indonesia.

Jodie mengatakan bahwa Indonesia belum mampu membuat komponen-komponen untuk mobil premium seperti produknya. ”Komponen mobil premium pengawasannya cukup ketat. Sangat ridgid sekali standarnya,” ujar Jodie.

Direktur Industri Alat Transportasi Darat Ditjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Soerjono mengatakan, BMW penting sekali dirakit di Indonesia untuk memenuhi semua segmen kebutuhan orang Indonesia.

”Saya lihat ini penting sekali buat Indonesia. Bisa dilihat bahwa brand terkenal sekelas BMW diproduksi di Indonesia,” ujarnya.

Oktiani endarwati
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
13 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
45 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved