Belanja Modal Krakatau Steel USD551 Juta

Rabu, 01 April 2015 - 08:53 WIB
Belanja Modal Krakatau...
Belanja Modal Krakatau Steel USD551 Juta
A A A
JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) melakukan ekspansi usaha guna memenuhi kebutuhan baja nasional yang sebagian besar masih diimpor.

Total alokasi belanja modal (capital expenditure /capex) pada tahun ini sebesar USD551 juta, sebesar 77% di antaranya dialokasikan untuk pengembangan pabrik baja. “Ekspansi ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi KRAS dari 4,65 juta ton per tahun pada 2015 menjadi 7,15 juta ton per tahun pada 2017,” ujar Sekretaris Perusahaan KRAS Iip Arief Budiman dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dia menjelaskan, ekspansi yang dilakukan perseroan sepanjang 2014 telah membuahkan hasil positif, berupa semakin besarnya pangsa pasar baja perseroan. “Pangsa pasar KRAS untukbajacanaipanas( hotrolledcoil/ HRC ) naik dari 2013 sebesar 41% menjadi 44% pada akhir tahun lalu. Produksi HRC juga berhasil naik 2,7% (year on year ) menjadi 1,87 juta ton dengan utilisasi naik 2% menjadi 78%,” ungkap dia.

Arief memaparkan, perseroan mengalokasikan total belanja modal sebesar USD551 juta. Alokasinya untuk proyek investasi PT Krakatau Steel Induk sebesar USD443 juta (80%), kemudian untuk proyek investasi anak perusahaan sebesar USD57 juta (10%), dan sisanya untuk penyertaan modal pada anak perusahaan dan perusahaan patungan sebesar USD51 juta, termasuk untuk PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) yang menyasar baja automotif dan PT KrakatauOsakaSteel(KOS) yang menyasar baja konstruksi.

Menurut dia, Pabrik KNSS direncanakan didirikan di Cilegon, Banten, dengan modal disetor sebesar USD142 juta. NSSMC (Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation) memiliki 80% kepemilikan KNSS dan PTKS memiliki 20%. Perkiraan nilai investasi untuk pendirian fasilitas produksi sekitar USD300 juta dan akan menyerap 280 orang tenaga kerja saat beroperasi.

Arief menjelaskan, bisnis utama KNSS adalah memproduksi dan memasarkan produkproduk baja lembaran berupa annealed cold-rolled steel dan hot-dip galvanized steel untuk keperluan automotif.

Hatim varabi
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved