Pertamina Merasa Berhak Naikkan Elpiji 12 Kg Diam-diam

Kamis, 02 April 2015 - 16:58 WIB
Pertamina Merasa Berhak...
Pertamina Merasa Berhak Naikkan Elpiji 12 Kg Diam-diam
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menegaskan kenaikan harga elpiji 12 kg yang dilakukannya secara diam-diam adalah hak perseroan. Sebab, elpiji 12 kg bukan produk subsidi yang naik turunnya harga harus dilaporkan dan diumumkan ke publik.

Vice President Retail Fuel Marketing Pertamina Muchamad Iskandar menuturkan, keputusan perseroan untuk menaikkan harga elpiji 12 kg melihat kondisi pasar yang sedang tidak kondusif lantaran depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

"Itu kan hak kita, seperti kita naikkan pertamax plus itu naik-naik saja, turun-turun saja. Itu mekanismenya bukan pemerintah," ucapnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Dia berdalih, kenaikan harga elpiji ini diputuskan melihat konsumennya yang lebih banyak kalangan menengah atas sepeti halnya pertamax. Perseroan pun merasa berhak atas kenaikan tersebut.

"Itu badan usaha, tentu wewenangnya kita, sama mekanismenya dengan BBM yang ada pilihan untuk masyarakat, yang kita naikkan adalah harga elpiji bagi orang yang mampu. Sama dengan pertamax, tatkala kita naikkan orang yang beli itu mampu, yang tidak mampu pakai subsidi," tandas Iskandar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seperti diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) diam-diam telah menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp666,67 per kg atau sekitar Rp8.000 per tabung. Kenaikan harga tersebut mulai berlaku hari ini.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan, kenaikan harga tersebut dipicu oleh kerugian yang dialami perseroan akibat harga BBM yang tidak mencapai harga keekonomian.

"Premium Jamali dan non-Jamali sesuai keterangan Dirjen Migas dihadapan Komisi VII kemarin masih minus Rp600 per liter. Kalau dikalikan 80 juta liter per hari jadi rugi berapa? Sedangkan untuk solar disebutkan impas, artinya Pertamina tidak mendapatkan apa-apa," ucapnya kepada Sindonews di Jakarta, kemarin.

(Baca: Diam-diam Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
17 menit yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
27 menit yang lalu
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
41 menit yang lalu
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
54 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
1 jam yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
1 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Jumat 12 Desember 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved