Hiswana Migas Santai Harga Elpiji 12 Kg Naik Diam-diam
Jum'at, 03 April 2015 - 13:15 WIB
Hiswana Migas Santai Harga Elpiji 12 Kg Naik Diam-diam
A
A
A
JAKARTA - Ketua II DPP Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) M Ismeth mengungkapkan, langkah PT Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg secara diam-diam bisa dimengerti. Ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Ismeth menilai, jika pengumuman kenaikan dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya, berpotensi terjadi penimbunan. "Itu yang saya kira kalau diinfokan jauh-jauh hari bahaya. Kalau diinfokan dua minggu sebelumnya jika mau naik nanti pada simpan elpijinya semua," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Jumat (3/4/2015).
Dia mengimbau masyarakat akan rugi jika ada oknum tertentu yang mengambil keuntungan jika pengumuman dilakukan beberapa hari sebelumnya. Tidak hanya agen tetapi pedagang kecil dikhawatirkan memanfaatkan momen tersebut.
"Kasihan (masyarakat), ada orang yang ambil keuntungan. Maksudnya Pertamina mencegah agar tidak jauh-jauh hari. Saya bisa bayangkan kalau jauh hari diumumkan ada orang yang nimbun," jelas Ismeth.
Sementara, pihaknya sudah diberi informasi oleh Pertamina satu hari sebelum pengumuman perubahan harga yang terjadi. Kenaikan ini juga dijelaskannya perseroan sudah memiliki pertimbangan.
"Jadi biasanya sebelum satu hari sebelumnya diinfokan. Pertamina tidak diam-diam, Pertamina berhitung, kenaikan CPR Aramco menjadi USD477 dari sebelumnya USD467 serta kurs yang dari Rp12.750/USD menjadi Rp13.084/USD," pungkas dia.
(Baca: Diam-diam Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg)
Ismeth menilai, jika pengumuman kenaikan dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya, berpotensi terjadi penimbunan. "Itu yang saya kira kalau diinfokan jauh-jauh hari bahaya. Kalau diinfokan dua minggu sebelumnya jika mau naik nanti pada simpan elpijinya semua," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Jumat (3/4/2015).
Dia mengimbau masyarakat akan rugi jika ada oknum tertentu yang mengambil keuntungan jika pengumuman dilakukan beberapa hari sebelumnya. Tidak hanya agen tetapi pedagang kecil dikhawatirkan memanfaatkan momen tersebut.
"Kasihan (masyarakat), ada orang yang ambil keuntungan. Maksudnya Pertamina mencegah agar tidak jauh-jauh hari. Saya bisa bayangkan kalau jauh hari diumumkan ada orang yang nimbun," jelas Ismeth.
Sementara, pihaknya sudah diberi informasi oleh Pertamina satu hari sebelum pengumuman perubahan harga yang terjadi. Kenaikan ini juga dijelaskannya perseroan sudah memiliki pertimbangan.
"Jadi biasanya sebelum satu hari sebelumnya diinfokan. Pertamina tidak diam-diam, Pertamina berhitung, kenaikan CPR Aramco menjadi USD477 dari sebelumnya USD467 serta kurs yang dari Rp12.750/USD menjadi Rp13.084/USD," pungkas dia.
(Baca: Diam-diam Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg)
(izz)
Lihat Juga :