Imbas Elpiji 12 Naik, Subsidi Makin Membengkak

Sabtu, 04 April 2015 - 14:57 WIB
Imbas Elpiji 12 Naik,...
Imbas Elpiji 12 Naik, Subsidi Makin Membengkak
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII Satya W Yudha menyatakan kenaikan harga elpiji 12 kilogram (kg) akan memberi imbas pada subsidi 3 kg lantaran kenaikan tersebut akan meningkatkan migrasi ke elpiji bersubsidi.

Menurut dia, jika penggunaan elpiji 3 kg membengkak akan memberi imbas ke subsidi negara, sehingga anggaran negara akan semakin terbebani.

"Memang nampak sederhana, mereka menaikan 12 kg kapan saja bisa, tapi akibatnya (migrasi ke 3 kg). Risikonya bahwa membengkaknya subsidi elpiji 3 kg akhirnya pada keuangan negara yang menjadi terbebani," ujarnya di Jakarta, Sabtu (4/4/2015)

Pemerintah, ujar Satya, nampak melupakan bahwa ini merupaka satu komoditas dengan dua harga, di mana elpiji 3 kg merupakan barang subsidi.

"Masyarakat makin banyak yang pindah ke 3 kg, terus pemerintah menambahkan subsidinya, saya yakin itu akan membengkak," pungkas dia.

Bahkan, dia memperkirakan, akibat migrasi konsumsi elpiji nonsubsidi ke subsidi akan membuat besarannya melebihi BBM karena gas elpiji merupakan komoditi pokok masyarakat.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Tata Kelola Elpiji Sarat...
Tata Kelola Elpiji Sarat Penyelewengan
LPG Non Subsidi Naik,...
LPG Non Subsidi Naik, Waspadai Eksodus Penggunaan ke LPG 3 Kg
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Dirut Pertamina: Sekali...
Dirut Pertamina: Sekali Nenteng LPG 3 Kg, Nikmati Subsidi Rp33.750
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
27 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
50 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved