Pasar Modal RI Sulit Berkembang Selama Asing Mendominasi

Rabu, 08 April 2015 - 14:26 WIB
Pasar Modal RI Sulit...
Pasar Modal RI Sulit Berkembang Selama Asing Mendominasi
A A A
JAKARTA - Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sardjito menjelaskan bahwa sulit berkembangnya pasar modal di dalam negeri karena banyaknya saham yang dimiliki asing.

Selain itu, juga didasari oleh pemahaman masyarakat yang masih terbatas, dengan lebih memilih menyimpan dananya di bank, dari pada diinvestasikan ke instrumen lain.

"Dunia dalam genggaman teknologi. Semua harus berubah. Kenapa market kita sedikit? Akibat dari ownership saham di negeri ini, 60% dimiliki asing. Kenapa sulit sekali tumbuh? Karena effort-nya yang dilakukan tidak melembaga dan berbudaya," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Menurut dia, generasi muda harus mulai berpikir untuk melakukan investasi dari pada hanya menabungkan uangnya. Dengan demikian, dapat menumbuhkan jumlah investor muda yang handal di dalam negeri.

"Mahasiswa harus menjadi pemain market dan menjadi bagian dari market. Tetapi, ketika menjadi investor jangan terlalu kreatif dengan banyak mainkan saham," jelas Sarjito.

Dia menuturkan, jumlah masyarakat Indonesia yang sadar untuk investasi di pasar modal masih minim terhadap. Padahal, menurut Sardjito, banyak orang hebat di dunia yang menginvestasikan dananya di pasar modal.

"Saya tidak mengatakan menabung tidak baik, tetapi orang hebat dunia, seperti Warren Buffet dapat menjadi hebat karena dia masuk ke capital market. Beberapa orang kaya di Indonesia juga menjadi hebat karena di capital market," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
30 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
54 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved