PLN Lakukan Hedging Garap Proyek Listrik 35 Ribu MW

Jum'at, 10 April 2015 - 14:51 WIB
PLN Lakukan Hedging...
PLN Lakukan Hedging Garap Proyek Listrik 35 Ribu MW
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) akhirnya memutuskan untuk melakukan upaya lindung nilai (hedging) guna mengantisipasi tingginya risiko gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Hal ini dilakukan lantaran perseroan tengah memiliki tugas menggarap proyek kelistrikan 35 ribu megawatt (MW) yang jadi ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basir mengatakan, proyek kelistrikan yang ditargetkan selesai hingga lima tahun mendatang ini membutuhkan dana cukup fantastis sekitar Rp1.200 triliun.

Meski perseroan hanya diberi tugas 10 ribu MW, namun kebutuhan dana tersebut tidak sanggup ditutup oleh kas perseroan. "Minimnya pembiayaan dari dalam maka, pinjaman akan lebih banyak dari luar negeri, meski ada risiko valas," tuturnya di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Menurutnya, saat ini perseroan juga telah memiliki exposure valas yang tinggi untuk membangun pembangkit listrik, dan kewajiban valas setiap bulan untuk kebutuhan energi primer dan bunga utang. Sebab itu, untuk memitigasi risiko valas perseroan memutuskan untuk melakukan hedging.

"Kami bersyukur pemerintah dan BI telah terbitkan regulasi untuk itu. Kami juga sudah koordinasi dengan Menkeu, akutansi independen dengan perhatikan prinsip good corporate governance (GCG)," imbuh dia.

Dalam proses transaksi Lindung nilai ini, BUMN kelistrikan ini difasilitasi tiga perbankan BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).

"Kami juga ucapkan terima kasih pada BRI, BNI, dan Mandiri yang telah memberi fasilitas hedging. Dalam bulan ini kami akan implementasikan hal itu," pungkas Sofyan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved