USD Dekati Level Tertinggi 3 Pekan, Euro Naik Tipis
Jum'at, 10 April 2015 - 15:11 WIB
USD Dekati Level Tertinggi 3 Pekan, Euro Naik Tipis
A
A
A
SYDNEY - Dolar Amerika Serikat (USD) mendekati level tertinggi tiga pekan terhadap sejumlah mata uang utama didukung naiknya imbal hasil obligasi AS. Sementara euro naik tipis setelah aksi jual baru-baru ini.
Euro naik 0,2% menjadi USD1,0679/euro dibanding hari sebelumnya USD1,0637, level terendah sejak 19 Maret 2015. Sepanjang pekan ini, euro telah mengalami koreksi sekitar 2,7%.
"Perhatikan bahwa yield obligasi Jerman tenor 8 tahun sekarang ini di wilayah negatif, dan euro menjadi mayoritas pendanaan," kata ekonom senior di NAB David de Garis seperti dilansir dai Reuters, Jumat (10/4/2015).
Kendati demikian, terhadap dolar Australia, euro turun sekitar 3,6% sepanjang pekan ini. Sementara poundsterling tetap stabil di USD1,4714. Mata uang ini telah jatuh lebih dari 1% pada Kamis setelah data menunjukkan defisit perdagangan Inggris melebar melebihi estimasi.
Para analis mengatakan USD menguat setelah imbal hasil obligasi AS naik pada Kamis, di tengah melemahnya data klaim pengangguran mingguan. Obligasi AS bertenor 10 tahun memberikan imbal hasil 1,954 %, naik dibanding intraday hari sebelumnya sebesar 1,876%.
Euro naik 0,2% menjadi USD1,0679/euro dibanding hari sebelumnya USD1,0637, level terendah sejak 19 Maret 2015. Sepanjang pekan ini, euro telah mengalami koreksi sekitar 2,7%.
"Perhatikan bahwa yield obligasi Jerman tenor 8 tahun sekarang ini di wilayah negatif, dan euro menjadi mayoritas pendanaan," kata ekonom senior di NAB David de Garis seperti dilansir dai Reuters, Jumat (10/4/2015).
Kendati demikian, terhadap dolar Australia, euro turun sekitar 3,6% sepanjang pekan ini. Sementara poundsterling tetap stabil di USD1,4714. Mata uang ini telah jatuh lebih dari 1% pada Kamis setelah data menunjukkan defisit perdagangan Inggris melebar melebihi estimasi.
Para analis mengatakan USD menguat setelah imbal hasil obligasi AS naik pada Kamis, di tengah melemahnya data klaim pengangguran mingguan. Obligasi AS bertenor 10 tahun memberikan imbal hasil 1,954 %, naik dibanding intraday hari sebelumnya sebesar 1,876%.
(rna)