IHSG Dibayangi Maraknya Aksi Jual, Rekomendasi 6 Saham

Senin, 13 April 2015 - 08:20 WIB
IHSG Dibayangi Maraknya...
IHSG Dibayangi Maraknya Aksi Jual, Rekomendasi 6 Saham
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpeluang menguat tertutupi dengan maraknya aksi jual. Jika aksi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin pelemahan lanjutan dapat terjadi.

Meski demikian, jika terjadi pelemahan maka diharapkan tidak terlalu signifikan agar tidak membuka peluang tren pelemahan.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola hammer bertahan di atas area middle bollinger band (MBB). MACD masih bergerak mendatar dengan histogram positif yang lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R gagal mencoba kembali berbalik naik.

"Laju IHSG yang diharapkan dapat melanjutkan penguatan tampaknya tidak terjadi di akhir pekan kemarin yang cenderung berbalik melemah. Pasca menyentuh level tertingginya di 5.509, IHSG tidak mampu mempertahankan posisinya sehingga cenderung terkoreksi," ujarnya di Jakarta, Senin (13/4/2015).

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.468-5.482 dan resisten 5.500-5.516. Laju IHSG akhir pekan lalu gagal mendekati area target resisten (5.512-5.524) dan juga sempat bergerak di area target support (5.470-5.489).

"Apalagi jika dibandingkan dengan laju mayoritas bursa saham Asia tentunya IHSG termasuk yang melemah. Kondisi ini juga kontras dengan harapan kami sebelumnya. Pelemahan yang terjadi sebelumnya dapat ditahan dengan kembali adanya aksi beli," jelas Reza.

Pihaknya berharap aksi beli tersebut dapat terjadi sehingga dapat mengkonfirmasi peluang kenaikan secara teknikal. Meski masih terdapat utang gap lama di level 5.342-5.372 (17-18 Februari) dan utang gap di level 5.397-5.411 (27-28 Maret 2015).

Namun, sepanjang dapat diimbangi dengan aksi beli maka kenaikan pun dapat kembali terjadi. Masih adanya transaksi net sell asing yang dibarengi tidak banyaknya saham-saham big caps dalam top gainer memberikan sentimen negatif.

Sementara, sejumlah saham yang layak dipertimbangkan antara lain, PT Kalbe Farma (Persero) Tbk (KLBF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.820-Rp1.885. Membentuk pola tweezers top dekati MBB. Volume beli meningkat diikuti berbalik naiknya william’s %R. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1840.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.725-Rp4.915. Membentuk pola white marubozu dekati MBB. MFI bergerak naik diikuti peningkatan RSI. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4800.

PT Nirvana Development Tbk (NIRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp227-Rp245. Membentuk pola shooting star dekati upper Bollinger band (UBB). RSI turun tipis namun, dapat diimbangi dengan naiknya parabolic SAR. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp230.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp23.900-Rp24.300. Membentuk pola inverted hammer bertahan di atas MBB. William’s %R berbalik naik. Target support di Rp23.775 dapat di tahan. Rekomendasi lakukan pembelian (maintained buy) selama bertahan di atas Rp24.075.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.300-Rp3.425. Membentuk pola shooting star bertahan di atas MBB. Stochastic bergerak naik diiringi kenaikan mass index. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.345.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.050-Rp3.155. Membentuk pola three inside down lewati MBB. %Relative performance bergerak turun diikuti pelemahan momentum. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp3.065.

"Bahkan masih berlanjutnya penguatan nilai rupiah tidak mampu mengimbangi sentimen negatif tersebut. Investor asing berbalik melakukan nett sell (dari net buy Rp362,34 miliar menjadi net sell Rp74,91 miliar)," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
2 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
2 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
3 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
6 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
7 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
7 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved