Tiket KA Ekonomi hingga H-5 Lebaran Tujuan Jateng Ludes

Senin, 13 April 2015 - 18:18 WIB
Tiket KA Ekonomi hingga...
Tiket KA Ekonomi hingga H-5 Lebaran Tujuan Jateng Ludes
A A A
SEMARANG - Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api (KA) untuk perjalanan mudik Lebaran semakin tinggi. Ini terbukti dari pemesanan tiket KA ekonomi hingga H-5 Lebaran tujuan Jawa Tengah (Jateng) ludes. Padahal, pemesanan tiket baru dibuka tiga hari.

Ketersediaan tiket untuk ekonomi subsidi dari Jakarta tujuan Jateng dan Jawa Timur (Jatim) rata-rata dari tanggal 7 - 12 Juli 2015 atau H-10 sampai H-5 Lebaran habis terjual. Untuk wilayah Daop 4 Semarang tiket KA yang habis di antaranya KA Tawang Jaya, KA Kertajaya, KA Matarmaja dan KA Brantas.

"Untuk ketersediaan tempat duduk, sampai data 13 April 2015 pukul 12.00 WIB, dari pantauan pemberangkatan kereta api dari 7 juli 2015 (H-10) sampai 12 juli 2015 (H-5) sudah habis terjual,” ungkap Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto di Semarang, Senin (13/4/2015).

Sementara untuk ketersediaan KA ekonomi dari Jateng atau Jatim tujuan Jakarta masih banyak tersedia. Hal yang sama juga terjadi pada KA ekonomi komersial, seperti KA Menoreh, KA Kamandaka, KA Majapahit baik dari dan menuju Jateng masih tersebdia cukup banyak.

“Di kelas bisnis dan eksekutif seperti KA Muria, KA Sindoro juga masih tersedia cukup banyak. Terutama untuk KA dari Jateng masih banyak tersedia,” sebut dia.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan ketersediaan tiket mudik dan balik Lebaran 2015, perseroan menambah kapasitas angkut KA jarak jauh dan sedang dari 79.654 seat per hari pada tahun lalu, menjadi 88.676 seat per hari pada tahun ini.

Direktur Komersial KAI Bambang Eko Martono mengatakan, ada penambahan seat sekitar 11% dari tahun lalu karena tahun ini ada tambahan KA baru, seperti KA Jayabaya, KA Kamandaka, dan KA Malioboro Ekspres. “Angka tersebut hanya KA reguler, belum termasuk KA tambahan lebaran dan KA lokal,” tandasnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi tingginya traffic pembelian tiket pada Rail Ticketing System (RTS), beberapa persiapan telah dilakukan oleh perseroan, di antaranya dengan melakukan penambahan bandwidth dari 80 Mbps menjadi 120 Mbps, meningkatkan kapasitas backend server ticketing tiga kali lipat dibanding kapasitas tahun lalu, dan melakukan peningkatan security system.

Kepada masyarakat yang telah berhasil melakukan pembelian tiket via channel eksternal, perseroan juga mengimbau untuk segera melakukan pencetakan tiket di mesin Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun. Hal ini untuk menghindari hilangnya struk pembayaran dan antrian panjang pencetakan tiket menjelang keberangkatan KA.
(dmd)
Berita Terkait
Siap-siap War Tiket...
Siap-siap War Tiket Kereta Api Promo, Catat Tanggal dan Syaratnya
KAI Ganti Kebijakan,...
KAI Ganti Kebijakan, Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Maksimal 7 Hari
KA Jarak Jauh Kembali...
KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi, 950 Penumpang Diberangkatkan
KAI Telah Menjual 86...
KAI Telah Menjual 86 Persen Tiket Mudik Lebaran 2022
Sebar Promo Menarik...
Sebar Promo Menarik di KAI Expo 2022, Harga Tiket Kereta Mulai dari Rp7.000 hingga Rp150.000
Berburu Flash Sale KAI,...
Berburu Flash Sale KAI, Konsumen Girang Dapat Tiket Kereta Mudik Rp75.000 dari Harga Normal Rp750.000
Berita Terkini
Perang Dagang Mencekam,...
Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
33 menit yang lalu
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
8 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
9 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
10 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
11 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
12 jam yang lalu
Infografis
115.000 Tiket Mudik...
115.000 Tiket Mudik Lebaran Kereta Cepat Whoosh Terjual!
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved