IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed

Rabu, 15 April 2015 - 08:20 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed
A A A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed, cenderung mencoba menguat dengan range pergerakan 5.400-5.480.

Dia menjelaskan, secara teknikal IHSG terlihat tertahan pada support MA50 meskipun break out support lower bollinger bands. Indikator Stochastic masih bergerak melemah terbatas mendekati area oversold dan indikator RSI memberikan kondisi momentum yang masih cukup negatif.

Bursa Asia diperkirakan bergerak mixed dengan mayoritas bergerak tertahan setelah bursa Hangseng terkoreksi hingga 1,62% pasca terbang mencapai titik tertinggi kemarin. Investor cenderung menunggu beberapa data ekonomi penting di China sebagai tolak ukur pertumbuhan ekonomi.

Sementara, IHSG kemarin kembali mengalami pelemahan 28,30 poin atau 0,52% dilevel 5.419,11. Pelemahan ini juga diiringi aksi jual investor asing sebesar 502,69 miliar rupiah sehingga pada empat hari ke belakang pada April. Investor asing telah mencatatkan net sell sebesar 1,62 triliun rupiah menghapus sekitar 80% dari capital inflow pada April 2015.

"Rupiah yang masih terdepresiasi terburuk setelah ringgit dan data ekonomi yang kurang begitu positif yang menjadi faktor meningkatnya capital out flow di awal kuartal II/2015. Tingkat suku bunga ditahan pada level 7,5% meningkatkan kekhawatiran pada pertumbuhan kredit baru di triwulan I/2015," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Sementara, Bursa Eropa diperkirakan dibuka mayoritas terkoreksi pasca pelemahan Nokia Oyj hingga 7% setelah merencanakan pembelian Alcatel lebih lanjut. Investor pun mencari aman menjelang pertemuan petinggi ECB dalam pembahasan kebijakan moneter termasih suku bunga.

"Sentimen selanjutnya yang akan menjadi fokus investor di antaranya data pinjaman baru, produk industri capital inflow, penjualan eceran dan GDP di China. Dari dalam negeri akan rilis data neraca perdagangan Indonesia yang diperkirakan mengalami peningkatan pada ekspor," pungkas Lanjar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
16 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
18 menit yang lalu
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
21 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
22 menit yang lalu
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
Tank Abrams Diperkirakan...
Tank Abrams Diperkirakan Hanya Jadi Beban di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved