Konsumsi BBM Pembangkit PLN Kuartal I Turun

Rabu, 15 April 2015 - 18:26 WIB
Konsumsi BBM Pembangkit...
Konsumsi BBM Pembangkit PLN Kuartal I Turun
A A A
JAKARTA - PT PLN (persero) menyatakan bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pembangkit listrik kuartal I/2015 mencapai 25,4% dari target konsumsi sepanjang tahun ini sebanyak 5,5 juta kiloliter (KL).

Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki menuturkan, konsumsi BBM untuk pembangkit sepanjang periode Januari-Maret 2015 sebanyak 1,4 juta KL. Realisasi konsumsi BBM kuartal I tahun ini turun 24% dibanding periode yang sama 2014 sebanyak 1,84 juta KL.

"Hingga akhir 2015, saya perkirakan konsumsi BBM tidak sampai 5,5 juta kl," kata dia di Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Menurut dia, target konsumsi BBM tahun ini jauh di bawah tahun lalu mencapai 7,2 juta KL. Pasalnya, salah satu faktornya Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan di Medan, Sumatera Utara diperkirakan hanya mengonsumsi BBM 1,3 juta KL, turun dibanding tahun lalu sebanyak 3 juta KL.

Tidak hanya itu, konsumsi BBM pembangkit Jawa-Bali juga berkurang sekitar 100.000 KL seiring beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Benoa dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang di Bali.

Di samping itu, PLTG Benoa dan PLTU Celukan Bawang mulai beroperasi pada pertengahan 2015, yang akan mengurangi pemakaian BBM di sistem Jawa-Bali dari 900.000 KL menjadi 400.000-500.000 KL.

Penurunan konsumsi BBM pembangkit PLN juga didorong mulai beroperasinya terminal penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (liquid natural gas/LNG) di Arun, Nanggroe Aceh Darussalam.

Dia mengatakan, PLN tahun ini menargetkan konsumsi gas pembangkit meningkat 6% menjadi 475 terra British thermal unit (TBTU) dibanding realisasi konsumsi 2014 sebesar 445 TBTU.

"Gas per 31 Maret 2015 sebanyak 110 TBTU, perkiraan saya akhir tahun 2015 bisa 475 TBTU," kata dia.

Di sisi lain, PLN juga mencatat konsumsi batu bara untuk pembangkit hingga kuartal I/2015 mencapai 11,7 juta ton. Konsumsi batu bara pada tiga bulan pertama tahun ini turun 33% dibanding periode yang sama 2014 sebanyak 17,5 juta ton.

"Hingga akhir tahun, konsumsi batu bara diperkirakan mencapai 50 juta ton," ungkap Suryadi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
25 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
32 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
54 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved